Ekonomi & BisnisKota Tangerang
Trending

Awalnya Iseng, Warga Tangerang Ini Kini Bisa Jual Lele Beku 500 Kilogram Per Bulan

TANGERANG – Pangkat Surachman bersama sang istri, Susyharti, yang merupakan warga Kecamatan Pinang, Kota Tangerang berhasil meraup omzet puluhan juta setiap bulan dari berjualan ikan lele.

Pangkat, mengatakan, awalnya ia mencoba ternak lele dengan sistem tradisional hingga saat ini menggunakan sistem bioflok, yaitu dengan membuat terpal berbentuk silinder.

“Pas coba ternak lele dengan sistem bioflok ini, hasil ternaknya sangat banyak, sehingga saya bingung gimana cara jualnya karena takut rusak kalau kelamaan,” ujarnya saat ditemui di rumah produksinya, Senin (15/03).

Pangkat kemudian mengolah hasil panennya menjadi sajian lele frozen atau beku yang sudah dibumbui dan tinggal goreng. Tak disangka, inovasi ini sukses menarik perhatian pasar hingga Surachman mampu menjual 300 kilogram hingga 500 kilogram lele setiap bulannya dengan omzet lebih dari 10 juta setiap bulannya.

“Saya jual satu kilo lele frozen ini seharga Rp35 ribu. Untuk kualitasnya tak perlu diragukan lagi, kami produksi lele organik dan sudah dijamin kebersihannya. Kesegarannya pun terjaga, karena sistem pembuatannya sesuai pesanan saja” ujarnya.

Tak sekadar mencari cuan semata, Pangkat Surachman, juga turut berbagi ilmu kepada mereka yang ingin berbisnis lele frozen.

“Saya itu kan memproduksi lele frozen ini hanya berdua dengan istri saya, sedangkan pesanan banyak. Maka, kami juga berdayakan warga sekitar yang ingin punya usaha seperti kami melalui pelatihan ternak lele dengan sistem Bioflok ini. Mereka juga dapat membagikan hasil produksinya kepada kami untuk dibantu pemasarannya,” ujarnya. (*/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp