DaerahLebak
Trending

Belum Tertangkap, Buaya Sepanjang Tiga Meter Masih Berkeliaran di Sungai Cimadur

LEBAK, BANTEN RAYA- Seekor buaya sepanjang tiga meter yang ketap muncul di Sungai Cimadur maupun di pantai sekitar muara di Desa Bayah, Kecamatan Bayah belum berhasil ditangkap. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada Kementrian Lingkungan Hidup hingga saat ini masih berupaya untuk menangkapnya. Upaya penangkapan dilakukan sejak Sabtu (13/2/2021), namun belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama menjelaskan, buaya tersebut perlu ditangkap karena khawatir membahayakan warga setempat maupun wisatawan yang berkunjung ke Pantai Bayah.

Menurutnya, buaya tersebut menggegerkan warga sejak satu pekan belakangan ini. Buaya itu sering muncul di permukaan air Sungai Cimadur serta di sekitar Pantai Bayah. Untuk mencegah adanya korban jiwa akibat serangan buaya, pihaknya memutuskan untuk menangkapnya.

“Sungai Cimadur alirannya hingga ke Pantai Bayah. Oleh karena itu tidak heran kalau reptil itu sering muncul di permukaan Cimadur maupun di sekitar Pantai Bayah. Agar tidak membahayakan warga, maka buaya itu harus ditangkap,” ujar Febby, Minggu (14/1/2021).

Menurutnya, bila buaya tersebut mampu tertangkap, maka akan diserahkan ke BKSDA untuk dipindahkan ke habitatnya agar tidak membahakan masyarakat. “Mudah-mudahan cepat tertangkap agar masyarakat Bayah, khususnya yang bermukim di bantaran Sungai Cimadur kembali tenang,” katanya.

Warga Desa Bayah Suhendri mengungkapkan, sejak kemunculan buaya itu warga yang bermukim di bantaran Sungai Cimadur tidak berani lagi beraktivitas di sungai tersebut. Para nelayan di sekitar Pantai Bayah juga enggan beraktivitas di pesisir pantai, karena khawatir diserang buaya. 

“Kami berharap agar buaya tersebut segera tertangkap agar desa kami aman,” harap Suhendri. (hudaya)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp