Lebak
Trending

Berada di Tanah Milik Orang Tuanya, Mantan Kepala Satpol PP Lebak Tutup Akses Jalan Desa Cibuah

LEBAK, BANTEN RAYA – Jalan Desa Cibuah, Kecamatan Warunggunung, Lebak yang menghubungkan Kampung Cibuah Jami dengan Kampung Cibuah Kertamukti ditutup oleh mantan Kepala Satuan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak, Heri Jahrori. Hal tersebut dilakukan lantaran lahan yang digunakan adalah lahan milik keluarganya.

Pantauan Banten Raya, akibat penutupan tersebut warga Cibuah Jami melakukan aksi protes. Warga mengeluhkan pasca penutupan itu mereka tak lagi memiliki akses jalan yang layak.

Tokoh masyarakat Kampung Cibuah Kertamukti Ustaz Hudori kepada Banten Raya mengatakan, penutupan jalan sepanjang 180 meter di kampungnya oleh mantan kepala Satpol PP Lebak tersebut, dilakukan sejak satu bulan lalu. Bahkan, setelah sempat dimusyawarahkan di tingkat Desa, jaln sempat dibuka kembali namun hanya selang beberapa hari dibuka kembali ditutup secara permanen menggunakan besi.

“Pihak pemilik tanah tersebut (Heri Jahrori-red), meminta tanah miliknya tersebut dibeli sebesar Rp30 juta. Lalu kami sebagai warga uang dari mana untuk mengumpulkan uang tersebut,” ujarnya.

Ia menuturkan, karena membutuhkan akses jalan akhirnya warga sepakat meminjam tanah Tubagus Chaeri Wardana yang sejak 2014 yang telah disita KPK. Pihak Desa Cibuah pun sudah melayangkan surat pinjam pakai ke KPK di Jakarta.

“Tanah sitaan KPK yang kami gunakan sepanjang 50 meter serta lebar dua meter untuk jalan tersebut, lokasinya persis disamping jalan lama yang ditutup Pak Heri,” ungkapnya.

Ditemui di kediamannya, Heri Jahrori mengatakan tanah yang digunakan jalan yang kini ditutupnya adalah tanah orang tuanya. Hal itu bisa dibuktikan dengan sertifikat kepemilikannya.

Diakuinya, di 2008 lalu, bahwa kepala Desa Cibuah terdahulu secara lisan meminjam pakai tanah miliknya untuk kepentingan jalan umum. Namun di tengah perjalanan setelah menjadi jalan umum selalu Heri yang mengeluarkan biaya perbaikan dan pemeliharaannnya.

“Seharusnya warga Kampung Cibuah Kertamukti harus mengerti. Ketika saya melakukan pemeliharaan jalannya, tolong dibantu tenaga atau bantu materialnya. Apalagi jalan itukan untuk mereka juga,” kata Heri.

Ketika disinggung apakah jalan tersebut akan dibukanya kembali, Heri mengaku tak akan melakukanya. Dirinya sudah memutuskan bila tanah yang digunakan untuk jalan tersebut akan dijualnya.

“Kalau pihak desa akan membelinya silahkan tetapi kalau tidak, jalan tersebut akan tetap saya tutup,” tegasnya.(hudaya)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp