DaerahLebak

Jalan Penghubung Longsor, Warga Kampung Ciusul Terisolir

LEBAK, BANTEN RAYA- Jalan penghubung antara Kampung Ciusul dengan Lebak Sembada, Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak mengalami longsor, Kamis (7/1) malam. Akibat kondisi tersebut, kendaraan roda empat (mobil) tidak bisa melintasinya, sehingga kampung Ciusul menjadi terisolir. 

Berdasarkan pantauan Banten Raya, kendaraan umum jenis elf jurusan Rangkasbitung menuju Ciusul pun kini hanya bisa sampai di Lebak Sembada. Sehingga, warga Ciusul yang turun dari kendaraan umum jenis elf tersebut harus berjalan kaki, selanjutnya menggunakan jasa ojek sepeda motor untuk menuju Ciusul.

Warga Citorek Kidul Aryaudin Sudinta mengatakan, jalan yang longsor tersebut besrtatus jalan kabupaten. Sedangkan titik atau lokasi yang longsor merupakan jalan yang berada di Kampung Cipupus, Desa Citorek Kidul.

“Kampung Cipupus tersebut persis di antara Kampung Ciusul dan Lebak Sembada. Makanya, setelah jalan di Cipupus putus, maka Kampung Ciusul terisolasi,” ujar Aryaudin, kemarin.

Ditambahkannya, agar kendaraan roda dua bisa melintasinya, pada Jumat (8/1/2021) pagi, warga Cipupus dan warga Ciusul berusaha untuk membuat jalan baru yang lokasinya persis di sisi jalan yang longsor tersebut.

“Semua jenis kendaraan, tidak bisa melintasi jalan tersebut, sehingga aktivitas warga Ciusul akan terganggu. Makanya warga berusaha membuat jalan baru agar bisa dilintasi roda dua,” terangnya.

Warga Cipupus Mahmudin mengungkapkan, tanah di sekitar jalan di Cipupus yang longsor tersebut awalnya memang sudah labil. Akibat sering diguyur hujan deras, maka sejak dua pekan terakhir ini jalan tersebut sering terkikis. “Puncaknya pada Kamis (7/1) malam, saat hujan deras, akhirnya jalan di Cipupus pun longsor,” kata Mahmudin.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Febby Rizky Pratama membenarkan bila jalan kabupaten di Kampung Cipupus, longsor pada Kamis (7/1/2021) malam. Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, namun jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Awalnya motor pun tidak bisa melintasinya, namun setelah warga membuka jalan baru di samping jalan yang longsor itu, maka hari ini (kemarin) pengendara motor sudah bisa melintasinya,” terang Febby. (hudaya)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d bloggers like this: