DaerahLebak
Trending

Mulai Juni, 439 Rumah Tidak Layak Huni di Lebak Bakal Direhab

LEBAK, BANTEN RAYA – Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Lebak akan mulai direhab Juni 2021. Ada dua sumber dana dalam rehab ini yakni dari APBD Lebak diperuntukan bagi 300 unit di wilayah Kecamatan Rangkasbitung. Lalu dari dana alokasi khusus (DAK) untuk 139 unit tersebar di 28 kecamatan.

Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman  Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kabupaten Lebak Wilan Sari menjelaskan, untuk program rumah swadaya yang didanai APBD, masing-masing rumah akan mendapatkan bantuan Rp15 juta berbentuk material. Sementara yang didanai DAK, masing-masing rumah akan mendapatkan Rp20 juta dalam bentuk yang sama.

“Program bantuan rumah swadaya akan mulai dilaksanakan sekitar Juni tahun ini. Untuk sekarang kami masih melakukan persiapan dan mempersiapan perekrutan tenaga pendampingnya,” ujarnya, kemarin.

Usai lebaran, kata Wilan Sari, pihaknya akan melakukan verifikasi data kepemilikan tanah dan rumah yang mendapatkan program rumah swadaya tersebut.

“Verifikasi bertujuan agar program tepat sasaran. Bisa saja rumah yang sudah terdata mendapatkan program, tetapi sudah dijual kepada orang lain. Atau khawatir ada rumah yang dapat program berdiri di tanah orang lain,” terang Wilan.

BACA JUGA: 885 Rumah Warga Miskin di Pandeglang Akan Dibangun

Terpisah, pelaksana tugas (Plt) Kepala DPRKPP Kabupaten Lebak, Ahmad Hidayat membenarkan bila pelaksanaan rehab bagi RTLH akan segera dilakukan. Verifikasi rumah ditarget sudah selesai pada Mei.

“Mudah-mudahan jadwal pelaksanaan program rumah swadaya yang akan dilaksanakan pada Juni bisa berjalan sesuai harapan,” harapnya. (hudaya/muhaemin)

Related Articles

Back to top button