DaerahEkonomi & BisnisLebakPandeglang
Trending

Toko Banyak Diserbu, Warga Sudah Mulai Berburu Baju Lebaran

LEBAK, BANTEN RAYA – Rangkasbitung Indah Plaza (Rabinza) di Rangkasbitung sudah mulai ramai oleh pengunjung. Para pengunjung datang untuk ‘berburu’ aneka kebutuhan Idul Fitri, terutama baju Lebaran. Keramaian ini diprediksi akan terus bertambah hingga H-1 hari raya keagamaan tersebut.

Berdasarkan pantuan Banten Raya Jumat (23/4/2021), pusat perbelaan Rabinza dibuka 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Sejak pagi para pengunjung yang khusus mencari berbagai aneka pakaian sudah terlihat berdatangan. Berbeda saat menjelang lebaran tahun lalu, konsumen yang datang ke Rabinza terbilang sepi, karena pada saat itu masih banyak konsumen asal lebak yang berbelanja pakaian di luar daerah.

Heru, pelayan salah satu tenant di Rabinza yang menjual berbagai jenis pakaian membenarkan, bila konsumen yang akan membeli pakaian mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hal itu terjadi karena kualitas dan model pakaian yang ditawarkan di Rabinza semakin baik, serta banyak pilihan. Selain itu warga Lebak juga diimbau tidak keluar daerah karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Pakaian yang ditawarkan oleh para pedagang di Rabinza saat ini banyak pilihan, sehingga buat apa jauh-jauh mencari pakaian di daerah lain,” kata Heru.

Salah seorang konsumen yang ditemui disalah satu toko pakaian di Rabinza Erni Sulistiani mengungkapkan, tahun lalu tepatnya menjelang lebaran, pihaknya berberlanja pakaian ke beberapa mal di Jakarta dan Tangerang. Namun, setelah mengetahui produk dan kualitas pakaian di Rabinza cukup bagus, maka dirinya pun kini lebih memilih belanja ke sana.

“Apalagi sekarang ini ada larangan agar kita tidak bepergian keluar kota karena pandemi korona, maka lebih baik belanja pakaian di Rangkasbitung saja,” katanya.

Baca juga

Disnakertrans Banten Minta Pembayaran THR Tak Dicicil

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kabupaten Lebak Dedi Setiawan mengatakan, meningkatnya konsumen tidak hanya terjadi di Rabinza karena toko dan kios pakaian di pasar tradisional di Rangkasbitung pun kini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Dari hasil pemantauan kami sejak tiga hari belakangan ini ke sejumlah toko dan kios pakaian di Pasar Rangkasbitung, kondisinya selalu ramai oleh pembeli,” tuturnya.

Kondisi serupa juga teejadi di sejumlah toko pakaian di kawasan Pasar Badak Pandeglang yang mulai dipadati pembeli. Dari pantauan Banten Raya, warga rela antre demi membeli baju lebaran. 

Tanpak tidak ada rasa takut dari masyarakat saat berkerumun di pasar mengingat saat ini Pandeglang belum terbebas dari pandemi Covid-19. Selain sulit untuk menjaga jarak, beberapa pengunjung dan pedagang juga tidak mengenakan masker.

Salah seorang pengunjung Pasar Badak, Yayah mengatakan, sengaja lebih awal membeli baju lebaran. Sebab pada akhir puasa Ramadan kata Yayah pasar sudah sulit dikujungi karena ramai pembeli. 

“Saya ke sini (Pasar Badak-red) mau beli baju lebaran buat anak sama suami. Sengaja beli bajunya lebih awal, karena masih sepi pembeli, sekalian biar pas nanti lebaran sudah gak mikirin baju. Ditambah kalau beli baju di akhir puasa, pasarnya suka penuh, suka berjubel gitu,” kata Yayah.

Baca juga

Biar Larangan Mudik Efektif, Layanan KRL Diminta Disetop

Yayah mengaku takut dengan virus korona. Namun perempuan ini menyatakan berusaha tetap waspada dan berpegang teguh dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

“Ya sebenarnya takut korona. Tapi kan asalkan kita pakai masker, Insya Allah gak bakalan kena korona. Kan pakai masker juga sebagai pencegahan biar gak kena korona,” ujarnya. (hudaya/yanadimuhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp