DaerahPendidikan
Trending

Lulusan Madrasah Aliyah Keagamaan Bisa Ikut SNMPTN

SERANG, BANTEN RAYA – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tidak pernah menerbitkan aturan tentang larangan bagi lulusan madrasah aliyah keagamaan (MAK) untuk ikut seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Begitu juga dengan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN). 

Demikian disampaikan Ketua Tim Pelaksana LTMPT Mohammad Nasih.Dalam keterangan persnya dia mengatakan, LTMPT mengumumkan sejumlah kebijakan agar diketahui publik. Itu sehubungan dengan beredarnya informasi di masyarakat terutama tentang keikutsertaan peserta pada pelaksanaan SNMPTN dan UTBK-SBMPTN 2021. Kabar yang beredar itu dikhawatirkan akan menjadi informasi keliru.

Ia merinci, kebijakan tersebut diantaranya adalah LTMPT tidak pernah menerbitkan aturan tentang larangan bagi lulusan MAK untuk mendaftar atau mengikuti SNMPTN, UTBK-SBMPTN 2021. Kemudiam seleksi jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang diselenggarakan LTMPT yaitu SNMPTN dan UTBK-SBMPTN, dengan program studi (prodi) yang ditawarkan pada kedua jalur tersebut diusulkan oleh rektor masing-masing PTN termasuk PTKIN dan Politeknik Negeri.

Related Articles

“Program studi yang ditawarkan oleh PTKIN pada SNMPTN dan SBMPTN 2021 adalah program studi yang bersifat umum saja, sedangkan prodi Keagamaan di PTKIN tidak ditawarkan pada kedua seleksi tersebut,” katanya, kemarin. 

Khusus bagi program studi keagamaan, lanjutnya, PTKIN akan menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru (PMB) secara tersendiri. Adapun program studi yang ditawarkan oleh Politeknik Negeri pada SNMPTN dan SBMPTN 2021 hanya untuk prodi D4, di luar program studi tersebut Politeknik Negeri menyelenggarakan PMB secara tersendiri.

Masih kata Nasih, peserta didik kelas XII tahun 2021 pada SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta yang eligible, diperbolehkan mengikuti SNMPTN 2021 dengan pilihan prodi yang ada di PTN.

“Seleksi jalur SNMPTN menggunakan nilai rapor. Kesesuaian nilai mata pelajaran dan nilai mata pelajaran dengan prodi yang dipilih merupakan suatu pertimbangan dalam seleksi, dan peserta didik kelas XII tahun 2021 pada SMA/SMK/ MA baik negeri maupun swasta yang belum lolos SNMPTN 2021, dan lulusan tahun 2020 dan 2019 diperbolehkan mengikuti SBMPTN 2021 dengan pilihan Prodi yang ada di PTN,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penetapan lulus seleksi pada SNMPTN dan SBMPTN merupakan kewenangan penuh rektor PTN/PTKIN/Direktur Politeknik atau bukan menjadi kewenangan LTMPT. (satibi)

 

 

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp