Daerah
Trending

Menghadap Badan Kehormatan DPRD, Begini Nasib Dewan yang Wakili Rakyat Liburan Kini

SERANG, BANTEN RAYA – Anggota DPRD Provinsi Banten Dede Rohana Putra telah dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Banten, Kamis (20/5/2021). Hasilnya, anggota dewan itu dijatuhi sanksi atas video viralnya wakili rakyat liburan di media sosial TikTok, belum lama ini.

Seperti diketahui, belakangan ini viral video yang diunggah Dede Rohana. Dalam video 56 detik tersebut, Ketua Fraksi PAN DPRD Banten itu mengimbau agar warga tak perlu berlibur ke pantai karena sudah diwakili olehnya sebagai anggota lembaga perwakilan rakyat.

Ketua BK DPRD Provinsi Banten Sopwan mengatakan, terkait kejadian tersebut pihaknya telah melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai kewenangan yang diberikan sebagai BK. Pihaknya telah meminta klarifikasi dan pembelaan diri kepada yang bersangkutan.

“Kita minta klarifikasi dan pembelaan diri sesuai tupoksi BK. Ia (Dede Rohana-red) menjelaskan (secara) lisan dan tulisan,” ujarnya, Kamis (20/5/2021).

Mantan anggota DPRD Kabupaten Serang itu mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat pleno maka BK DPRD Provinsi Banten memberikan sanksi berupa teguran keras lisan. Sebab, pihaknya menilai apa yang dilakukan oleh Dede tidak etis.

Dijelaskannya, adapun tindakan Dede Rohana yang dinilai tidak etis adalah pada bagian video saat Dede melontarkan pernyataannya. Terdapat kata-kata yang mengimbau masyarakat tidak ke pantai, cukup diwakili Dede Rohana sebagai wakil rakyat. Selanjutnya, perbuatan Dede juga dinilai menimbulkan pandangan masyarakat terhadap DPRD Banten menjadi kurang baik.

“Bisa disimak video TikToknya. Enggak usah ke pantai ya sudah saya wakili sebagai anggota DPRD,” papar Sopwan menirukan perkataan Dede.

Lebih lanjut dipaparkannya, selain teguran keras lisan, BK DPRD juga akan memberikan teguran secara tertulis. Hal itu akan dilakukan setelah dirinya memberikan laporan kepada Ketua DPRD Provinsi Banten.

BACA JUGA: Viral, Video Wakil Rakyat Wakili Warga Banten Liburan

“Pak Dede juga sudah menyampaikan permohonan maaf dihadapan kami BK, dan berjanji tidak akan melakukan perbuatan yang sama pada kemudian hari,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh Anggota DPRD Provinsi Banten untuk menyadari posisi sebagai publik figur. Wajib untuk menjunjung tinggi sikap, akhlak, dan adab di tengah masyarakat dan media sosial. “Taat dengan tata tertib DPRD,” tuturnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button