DaerahPemprov Banten
Trending

Nekat Mudik, ASN Bakal Turun Pangkat

SERANG, BANTEN RAYA – Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, larangan mudik tak hanya berlaku bagi masyarakat umum tapi juga terhadap aparatur sipil negara (ASN). Jika tetap melanggar maka pihaknya telah menyiapkan sanksi berupa penurunan pangkat.

Pria yang akrab disapa WH itu menjelaskan, aturan mengenai larangan mudik bagi ASN telah dituangkan dalam sebuah instruksi Presiden. Selain ASN, TNI dan Polri juga tidak diperkenankan melaksanakan mudik Hari Raya Idul Fitri 2021 masehi.

“Pegawai negeri, TNI, Polri enggak boleh mudik kan ada instruksi presiden, jelas itu mah. Kalau TNI, Polri, pegawai negeri jelas dilarang mudik, perintah itu mah,” ujarnya kepada awak media di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug Kota Serang, Senin (5/4/2021).

Mantan Walikota Tangerang itu menuturkan, bagi ASN yang nekat untuk mudik dirinya telah menyiapkan sanksi tegas. Mereka yang kedapatan melanggar akan dikenakan sanksi berupa penurunan pangkat.

“Nanti saja kita lihat, kalau saya mah turunin pangkat, laporkan saja. (Misalnya) kepala biro saya turunin jadi kepala seksi,” katanya. 

Selanjutnya WH juga mengimbau, agar warga tidak perlu memaksakan diri untuk mudik di tegah kondisi perekonomian yang sedang lesu. “Kita mengimbau warga Banten jangan pulang kampung. Mudik enggak perlu, mudik ngapain sih nyari penyakit. Enakan di Banten,” katanya.

Ia mengkhawatirkan, tingkat risiko zona penyebaran dan jumlah kasus Covid-19 akan kembali meningkat. Saat ini, dua wilayah yakni Kabupaten Tangerang dan Pandeglang sudah masuk zona kuning atau resiko penularan rendah. Sedangkan enam daerah lainnya masuk zona oranye atau resiko penularan Covid-19 sedang.

Mantan Camat Tigaraksa, Kabupaten Tangerang itu meminta kepada masyarakat Banten untuk lebih banyak beridam diri di rumah dan tetap mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar. “Makannya kalau fluktuatif zonanya itu kita berhati-hati. Jangan banyak keluar, berdiam diri di rumah saja,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten Tri Nurtopo mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait teknis larangan mudik. Akan tetapi jika berkaca dari tahun kemarin, terkait larangan mudik di lapangan pihaknya melakukan penyekatan di daerah perbatasan.

“Tahun kemarin ya penyekatanan di jalan lokasi perbatasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan yang masuk kawasan Pelabuhan Merak. (Mulai dari) Pintu Tol Merak dan Cikuasa Bawah,” tuturnya. (dewa)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp