DaerahEkonomi & BisnisPandeglang
Trending

Ada Larangan Mudik, Sopir Bus Hanya Bisa Pasrah

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Sejumlah sopir bus di Terminal Kadubanen Pandeglang, kecewa dengan keputusan pemerintah yang kembali memberlakukam larangan mudik Lebaran 2021. Kebijakan tersebut menurut sopir sudah bisa dipastikan akan berdampak pada pendapatan sopir.

“Kebijakan itu (larangan mudik-red) akan berdampak bukan hanya ke perusahaan tapi kami juga sebagai sopir. Soalnya lebaran tahun lalu juga kan sama (dilarang mudik) dan kami sangat merasakan dampaknya,” kata Ridho (54), sopir bus Murni jurusan Labuan-Kalideres, di Terminal Kadubanen, Kamis (22/4/2021).

Ridho menerangkan, tahun lalu saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pendapatannya menurun. Bahkan, lebih sering sama sekali tidak mendapatkan penghasilan. Selain itu, dia mengaku bantuan yang dijanjikan pemerintah tak kunjung diterimanya. 

“Saya pasrah lah Pak. Mudah-mudahan saja ada perhatian dari pemerintah kepada para sopir menghadapi lebaran ini,” harapnya.

Baca juga

Dermaga Merak dan Seluruh Terminal di Banten Bakal Ditutup, Masih Mau Mudik?

Keluhan yang sama disampaikan Samsudin (47), sopir bus Asli jurusan Labuan-Kalideres lainnya. Samsudin mengaku sangat kecewa dengan kebijakan Pemerintah dengan adanya larangan mudik. Dirinya hanya bisa pasrah mengikuti kebijakan yang telah diputuskan oleh pemerintah. 

“Kalau saya hanya bisa mengikuti kebijakan yang ada. Kalau pemerintah inginnya kayak gitu, ya mau tidak mau harus diikuti,” tuturnya. (muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp