DaerahPandeglang
Trending

Badan Seorang Pemuda di Pandeglang Melepuh Diduga Setelah Tenggak Miras

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Pemuda warga Kampung Marga Asih, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang berinisial ZA diduga dicekoki minuman keras (miras) oleh orang tidak dikenal saat bermain di kawasan Terminal Mengger. Akibatnya, tubuh Zaenal mengalami alergi obat hingga kulitnya melepuh.

“Informasi yang saya dapat dari Zaenal, dia sering ada yang ngasih miras beralkohol anggur. Padahal, dia ini lagi dalam masa pemulihan pengobatan (penyakit mental). Tapi dari hasil lab dokter, Zaenal alergi obat dan ada kejanggalan alkohol. Menurut saya alkohol ini enggak berpengaruh, tapi dari obat sampai badannya melepuh seperti ke siram air panas,” kata Irwan Oktaviani sepupu korban, dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (16/6/2021).

BACA JUGA: Destinasi Wisata Kembali Beroperasi, Tiga Tempat Hiburan Malam di Kota Serang Ikutan Buka

Dia mengatakan, kejadian tersebut bermula saat Zaenal mengeluh sakit pada Kamis (10/6/2021) lalu. Keluarga korban pun langsung membawa korban ke Puskesmas Cimanuk. Akibat kondisi korban cukup parah, korban disarankan untuk di rujuk ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Berkah Pandeglang.

“Setelah dia pulang ke rumah bagian mulutnya sakit dan terasa panas. Setelah itu, Jumat (11/6/2021) pagi timbul panas, dan kita bawa ke puskesmas. Di rujuk lagi untuk di rawat di UGD RSUD. Sekarang dia masih di rawat di rumah sakit, nunggu reaksi lima hari ke depan,” terangnya.

Saksikan Kegiatan Reses Anggota DPRD Provinsi Banten di Banten Raya Channel

 

Menurutnya, pihak keluarga belum melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Meski begitu, kasus tersebut dalam penyelidikan kepolisian. “Keluarga gak mau lapor. Cuma masyarakat setuju untuk di usut akhirnya ada dorongan dari masyarakat. Dapat kabar dari orang rumah sudah ada polisi yang datang,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kasatreskim Polres Pandeglang IPTU Fazar Mauludi mengatakan, kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan. “Masih didalami unit 1. Nanti kalau ada perkembangan, dikasih tahu penyebabnya,” tegasnya. (yanadi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp