DaerahPandeglang
Trending

Baznas Pandeglang Pungut 2,5 Persen Gaji ASN untuk Zakat Fitrah

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Badan Amil Zakat (Baznas) setempat berencana memungut gaji pegawai atau aparatur sipil negara (ASN) sekitar 2,5 persen untuk zakat fitrah. Pemungutan gaji para pegawai itu rencananya diperuntukkan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. 

Pelaksana harian (Plh) Bupati Pandeglang Pery Hasanudin membenarkan, pemungutan gaji para pegawai untuk zakat fitrah sebetulnya sudah berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Adapun yang mengakomodasi dana zakat fitrah tersebut Baznas. 

“Sudah ada edarannya dan sudah berjalan. Tapi yang mengelola dana itu Baznas,” kata Pery, Senin (29/3/2021). 

Peruntukan dana zakat fitrah, kata Pery, menjadi kewenangan Baznas. Terutama zakat tersebut disalurkan bagi masyarakat tidak mampu yang saat ini terdampak pandemi Covid-19. 

“Nanti zakat fitrah yang sudah terkumpul disalurkan oleh Baznas. Ya, kita berharap bisa digunakan untuk masyarakat yang saat ini sedang terkena dampak Covid-19,” ujarnya. 

Ketua Baznas Pandeglang Aah Wahid Maulani mengatakan, pemungutan gaji pegawai untuk zakat fitrah sudah berjalan setiap tahunnya. Dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran untuk para pegawai di lingkungan Pemkab Pandeglang. 

“Terkait dengan pemungutan zakat fitrah tahun ini sedang dipersiapkan surat edarannya untuk masing-masing UPZ (unit pengumpul zakat) di setiap OPD (organisasi perangkat daerah),” ungkapnya.

Dijelaskannya, besaran dana zakat fitrah tersebut tahun 2021 Rp30 ribu atau setara dengan 3,5 liter beras. Penetapan zakat fitrah ini disesuaikan dengan tahun 2020 lalu. Zakat ini rencananya akan disalurkan sebelum Ramadan. Di mana zakat tersebut disalurkan bagi masyarakat tidak mampu. 

“Besaran zakat fitrah kalau diuangkan Rp30 ribu per orang, dan target tahun ini minimal sama dengan tahun yang lalu sebesar Rp500 juta. Intinya zakat fitrah diperuntukkan untuk fuqara, masaqin, dan tentunya masyarakat yang terkena dampak Covid-19,” jelasnya. (yanadi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp