DaerahEkonomi & BisnisPandeglang
Trending

Cegah Kerumunan Pencairan BPUM, BRI Cabang Pandeglang Gandeng Satgas Covid-19

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – BRI Cabang Pandeglang bekerja sama dengan Tim Satuan Tugas (satgas) Covid-19 setempat akan memperketat nasabah atau masyarakat yang melakukan pencairan dana bantuan produktif usaha mikro (BPUM) sebesar Rp1,2 juta. Peraturan ini diberlakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan dan penumpukan nasabah. 

Pimpinan Cabang BRI Pandeglang Hermawan Sutrisno mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19, baik dari jajaran pemerintah daerah, kepolisian maupun TNI untuk bekerjasama memberikan imbauan agar nasabah menerapkan protokol kesehatan pada saat pencairan dana BPUM. “Kami sudah berkomunikasi dengan Bapak Kapolres (AKBP Hamam Wahyudi-red). Nanti rencana pengambilan dana BPUM ini kita buat jadwal per desa. Kita berharap tidak terjadi kerumunan, tapi nasabah tetap bisa ngambil dana BPUM,” kata Sutrisno, ditemui usai menerima kunjungan Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi di kantor BRI, Jumat (23/4/2021).

Tidak hanya dengan satgas, kata dia, demi mengantisipasi kerumunan saat pencairan BPUM, BRI telah melakukan pembatasan jumlah orang, menerapkan sistem antrean, memberikan jarak pembatas, menyediakan hand sanitizer, dan terus-menerus mengimbau agar masyarakat tidak bergerombol di setiap kantor BRI. 

“Peraturan itu merupakan bentuk perlindungan keamanan dan keselamatan bagi pekerja dan nasabah, dalam menjalankan operasional dan aktivitas bisnis yang diterapkan BRI selama pandemi,” terangnya. 

Dia berharap, nasabah dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik. “Pencairan BPUM ini dapat dilakukan melalui seluruh unit kerja BRI dan tidak dipungut biaya atau gratis. Mari terapkan protokol kesehatan dan menghindari terjadinya kerumunan,” pesannya. 

Pimpinan Cabang BRI Labuan Fajar Arief Wibowo mengingatkan nasabah atau masyarakat untuk mengindari terjadinya pungutan liar (pungli) dana BPUM. “Pencairan dana BPUM ini tidak ada pemotongan, dan hindari tindakan percaloan. Apabila warga menemukan praktik pungli, warga bisa melaporkan pengaduan kepada kami,” tuturnya. 

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi mengajak, BRI dan masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

“Intinya saya sudah berkoordinasi dengan pihak BRI untuk menghindari permasalahan Covid-19 yang sedang kita alami. Kita minta BRI untuk membuat tahapan pertama cara pembagian (dana BPUM) teknisnya seperti apa, dan harus melibatkan satgas Covid-19 sebagai pencegahan dan pengawasan,” pesannya. (yanadi)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp