DaerahPandeglang
Trending

Cuaca Buruk, Harga Ikan Laut di Pandeglang Naik Dua Kali Lipat

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir berdampak buruk pada aktivitas nelayan. Akibatnya, pasokan ikan laut pun berkurang dan secara otomatis membuat harga ikut naik. Kenaikan ini merata baik di beberapa pasar tradisional wilayah Pandeglang.

“Sekarang lagi angin barat, mau ke lautnya juga saya takut. Kalau musim barat ikan juga susah ditangkap,” kata Kasma, penjual ikan di kawasan Dermaga Teluk, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Minggu (18/4/2021).

Dikatakannya, kenaikan harga ikan paling dirasakan terjadi pada jenis ikan tongkol, banyar, raja gantang merah, dan cumi. 

“Ikan tongkol kecil saja yang biasanya saya jual Rp20 ribu per kilogram, sekarang Rp45 ribu per kilogram. Iklan yang lainnya juga rata-rata naik,” ujarnya.

Sanan, nelayan Labuan lainnya mengatakan, sudah beberapa hari tidak pergi melaut akibat cuaca buruk. “Lagi gak melaut, cuaca sekarang lagi angin barat, ombaknya besar, ikan juga susah ditangkap,” katanya.

Baca juga

Tak Bisa Melaut, Nelayan di Cilegon Beralih Cari Batu Apung dari Gunung Anak Krakatau

Sementara itu, Kepala Tempat Pelelangan Ikan (TPI) 2 Labuan Jumadi mengatakan, sejak beberapa hari menjelang puasa Ramadan, pasokan ikan yang masuk ke TPI turun drastis akibat banyak nelayan yang tidak melaut karena cuaca buruk. 

“Menurunnya pasokan ikan sangat berdampak pada tingginya harga di pasaran. Bahkan bisa naik dua kali lipat dibanding dengan hari-hari biasa. Apalagi jika kondisi cuaca terus buruk, harga ikan laut akan tetap mahal,” terangnya.

Tidak hanya itu, kata Jumadi permintaan ikan di bulan puasa cukup tinggi. Sementara pasokan ikan dari nelayan berkurang. “Penurunan pasokan ikan dari nelayan bisa mencapai 40 sampai 50 persen,” katanya.

Adapun ikan-ikan yang dijual di pasaran, menurutnya adalah ikan kiriman dari Jakarta sehingga harganya pun berbeda jauh dibanding dengan harga ikan yang dijual nelayan Labuan. 

“Mayoritas ikan yang ada di pasaran dipasok dari Jakarta. Nelayan Labuan sudah beberapa bulan ini tidak bisa melaut karena cuaca,” paparnya. (yanadi/muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp