DaerahPandeglangPendidikan
Trending

Di Pandeglang, Guru yang Ogah Divaksin Tak Bakal Terima Tunjangan

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pandeglang mencatat sekitar 30 persen dari 12.000 tenaga pendidik di wilayahnya belum menerima suntik vaksin Covid-19. Padahal, pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) untuk semua tingkatan satuan pendidikan akan mulai digelar pada 12 Juli 2021 mendatang. Terhadap guru yang ogah divaksin mereka terancam tak akan menerima tunjangan daerah (tunda).

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Pandeglang Sutoto mengatakan, pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran agar guru atau tenaga pendidik bisa divaksin sebelum PTMT dimulai. Menurut Sutoto, vaksinasi Covid-19 bagi guru, menjadi salah satu syarat sekolah bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Katanya, PTMT sesuai kesepakatan bersama 4 menteri, juga mensyaratkan pihak sekolah untuk menyiapkan sarana protokol kesehatan (prokes). Seperti pengaturan jarak siswa belajar serta kepatuhan menggunakan masker.

“Kami harapkan tidak ada lagi guru atau tenaga pendidik yang menolak divaksin. Bagi yang belum divaksin, maka guru tersebut tidak bisa mengajar secara tatap muka alias harus mengajar secara daring,” ujar Sutoto.

“Karena tidak mengajar secara langsung, maka tunjangan daerah bagi guru bersangkutan otomatis tidak diberikan atau dibatalkan,” sambungnya.

Dijelaskan Sutoto, pihak Disdikbud Pandeglang sudah berkoordinasi dengan Dinkes untuk segera mengadakan vaksinasi bagi guru yang belum.

“Mudah-mudahan minggu depan vaksin sudah ada lagi. Jadi tidak ada alasan bagi guru menolak divaksin. Kartu vaksin akan dijadikan acuan pembuktian,” terangnya.

BACA JUGA: Siap-siap, PPDB di Pandeglang Mulai Dibuka 6 Juni

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang Raden Dewi Setiani mengatakan, vaksinasi bagi kalangan guru sangat utama. Untuk itu Dewi menyayangkan jika masih ada guru yang belum divaksin dengan berbagai alasan.

“Guru sebenarnya jadi prioritas vaksin karena untuk keperluan belajar tatap muka. Jika masih ada yang belum (vaksin-red) kami harapkan agar segera melakukan karena Dinkes sudah siap,” kata Dewi. (muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp