DaerahPandeglang
Trending

Fatwa MUI Keluar, Hakekok Balakasuta adalah Aliran Sesat

PANDEGLANG, BANTEN RAYA- Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang mengeluarkan fatwa aliran Hakekok Balakasuta sesat. MUI menyebut syariat yang dilakukan 16 orang warga Kecamatan Cigeulis telah menyimpang dari ajaran agama Islam.
“Ya, mereka sudah menyimpang dari syariat Islam. Makanya, kita keluarkan fatwa dan pandangan hukumnya,” kata Ketua MUI KH Tubagus Hamdi Ma’ani ditemui usai rapat pengeluaran fatwa aliran sesat di gedung MUI Pandeglang, Senin (15/3/2021).
Meski menyimpang, kata Hamdi, para penganut Hakekok harus diberikan pembinaan. Kini kata Hamdi mereka sudah kembali ke jalan syariat sesuai ajaran agama Islam.
“Adapun kesalahan mereka karena aliran yang menyimpang dari agama, kita berikan pembinaan. Alhamdulillah mereka sadar, taubat, dan mengakui perbuatannya untuk kembali ke jalan yang benar. Pembinaannya ini bekerjasama dengan MUI, para kiai, pemerintah daerah, Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat dan Kementerian Agama,” terangnya.
Untuk memastikan mereka tidak melakukan ritual Hakekok Balakasuta, kata Hamdi, MUI akan meminta para pelaku membuat surat pernyataan kembali ke jalan agama Islam.
“Setelah mereka dibina, nanti akan membuat surat pernyataan secara tertulis. Kita ingin mereka kembali ke jalan agama Islam, karena mereka ini masih saudara kita yang harus diberikan pembinaan tentang akidah, syariat dan akhlak,” ujarnya.
Hamdi menegaskan, pengikut kepercayaan yang sudah dilakukan pembinaan namun masih melakukan penyimpangan syariat Islam, akan diproses hukum. “Mereka kan sudah mengakui bahwa perbuatan itu tidak benar, dan kembali ke jalan yang benar. Kalau berulah lagi masukin ke ranah hukum,” tegasnya.
Sekretaris MUI Pandeglang Abdul Ghaffar Alhatiri menuturkan, aliran Hakekok Balakasuta menyimpang dari syariat Islam.
“Kenapa dinyatakan sesat karena dari sisi akidah dan syariat Islam yang diwajibkan Allah tidak dilaksanakan. Salah satunya mereka ini lebih yakin kepada Ama Sepuh dari pada meyakini Allah,” kata Ghaffar.
Menurutnya, saat ini mereka sudah mendapatkan pembinaan dan sudah menyatakan kembali ke jalan agama Islam.
“Sudah dibina. Mudah-mudahan mereka menerima hidayah untuk kembali ke jalan yang benar dan taubat nasuha,” harapnya. (yanadi/muhaemin)
Baca juga
https://bantenraya.com/daerah/pandeglang/alhamdulillah-sudah-tobat-kini-penganut-aliran-hakekok-mulai-salat-dan-ngaji/zuhur

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp