DaerahPandeglang
Trending

Hilang Terseret Ombak, Nelayan Pagelaran Masih Belum Ditemukan

PANDEGLANG, BANTEN RAYA- Udin Nurdin (49), nelayan warga Kampung Margahayu, RT02/05, Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, hilang di Perairan Laut Katapang, Kecamatan Sumur hingga Kamis (11/3/2021) belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan bekerjasama dengan kepolisian masih terus melakukan pencarian. 

Humas Basarnas Banten Sito Warsito membenarkan, bahwa proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir perairan sekitar Kecamatan Sumur di lokasi korban tenggelam. 

“Korban belum berhasil kita temukan. Sekarang tahap proses pencarian. Kami melakukan pencarian pada area perairan dan melakukan penyisiran pada pesisir pantai sejauh 5 kilometer,” kata Sito, kemarin. 

Menurutnya, dalam proses pencarian tim mengalami kesulitan pencarian karena gelombang tinggi dan angin kencang. Namun pihaknya bersama tim terus bekerja keras melakukan pencarian terhadap korban. “Kalau untuk cuaca saat ini hujan ringan,” ujarnya. 

Kasat Polair Polres Pandeglang AKP Dwi Hari Bagio Sunarko menyebutkan, tim gabungan terus mencari korban di lokasi tempat kejadian perkara hingga melakukan penyisiran di pesisir pantai. “Saat ini korban dalam proses pencarian,” katanya. 

Dijelaskannya, Udin Nurdin (49) tenggelam saat mencari ikan pada Rabu (10/3/2021), bersama rekannya Alamsyah (26). Untungnya, rekan korban berhasil selamat. Namun korban tidak bisa ditemukan karena terseret ombak. Teman korban pun melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian. Menerima laporan, kepolisian dibantu tim gabungan petugas kebencanaan melakukan pencarian. Sayangnya, hingga kini korban belum ditemukan. 

“Informasi yang diterima dari teman korban bahwa saat itu korban bersama temannya sedang menjaring ikan dengan menggunakan perahu. Tiba-tiba ada angin kencang dan ombak besar. Kemudian mereka berusaha menghindari angin kencang dan berencana untuk pulang. Ombak ini membuat perahu mereka terisi air laut.

Kemudian Alamsyah berusaha menguras air dalam perahu, dan ketika Alamsyah sedang menguras perahu, tiba-tiba korban tercebur ke dalam laut, dan melambaikan tangan untuk meminta tolong. Alamsyah berusaha menolong korban, namun belum sempat tertolong, tubuh korban langsung tenggelam dan hanyut terbawa arus gelombang besar,” jelas Hari. (yanadi/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp