DaerahHukum & KriminalPandeglang
Trending

Jadi Pengedar Hexymer dan Tramadol, Dua Warga Pandeglang Dibekuk

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Dua pelaku pengedar obat-obatan terlarang jenis hexymer dan tramadol HCI dibekuk Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pandeglang. Kedua pelaku berinisial DN (18) dan AS (35) yang merupakan warga Kabupaten Pandeglang.

Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat. Dari laporan tersebut jajarannya bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Penangkapan pelaku merupakan informasi dari warga yang resah dengan peredaran narkoba di daerahnya,” tegas Kapolres, Selasa (15/6/2021).

Ia menjelaskan, awalnya jajarannya mengamankan pelaku DN. Setelah melakukan pengembangan, diketahui jika DN mendapatkan suplai barang obat-obatan terlarang dari temannya, AS.

BACA JUGA: Tiga Napi Narkoba Jaringan Timteng Kendalikan Bisnis dari Dalam Lapas Cilegon

“Dari penangkapan DN didapatkan satu nama penyuplai obat berinisial AS. Pada malam yang sama anggota langsung melakukan penangkapan terhadap AS. Untuk tersangka DN diamankan di Terminal Mengger, Kecamatan Kaduhejo, dan tersangka AS diamankan di rumah rekannya di Kecamatan Cimanuk,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan kedua pelaku, kata Kapolres, jajarannya mengamankan barang bukti obat jenis hexymer 482 butir dan tramadol HCI sebanyak 45 butir dengan uang hasil penjualan Rp335.000. Atas penangkapan kedua pelaku, Kapolres mengimbau warga untuk menjauhi narkoba.

“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang tetap produktif memberikan informasi. Dan mari kita jauhi narkoba,” pesannya.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

https://www.youtube.com/watch?v=h35GxiAosj

Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Pandeglang AKP Akhmad Dheny menyebutkan, kedua pelaku pengedar obat-obatan tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Pandeglang. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancam hukuman puluhan tahun penjara.

“Tersangka beserta barang bukti sudah digelandang ke Mapolres guna proses hukum lebih lajut. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 55 ayat 1 KUHP, Pasal 197 Juncto Pasal 106 ayat 1 subsider Pasal 196 Juncto Pasal 98 ayat 2, dan ayat 3 Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP,” paparnya. (yanadi)

Related Articles

Back to top button