DaerahPandeglang
Trending

Nah loh, Oknum Aparatur Desa di Cipeucang Diduga Jadi Agen BPNT

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Sejumlah oknum aparatur desa diduga terlibat dalam penyaluran program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Pandeglang. Salah satunya terjadi di Kecamatan Cipeucang, di mana agen e-warung BPNT dijabat oleh oknum aparatur desa seperti sekretaris hingga bendahara desa.

Sekretaris Camat Cipeucang Yayan tak menampik hal tersebut. Bahwa beberapa agen penyalur BPNT di wilayahnya adalah oknum aparatur desa. “Ada. Tapi enggak semuanya. Seperti di Desa Kadugadung sama Desa Curugbarang kan istrinya Pak Lurah. Tapi saya enggak tahu sih,” kata Yayan saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (21/1/2021). 

Yayan mengaku, tidak mengetahui betul penunjukkan agen BPNT. Yayan menyerahkan kewenangan tersebut kepada tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). “Yang lebih hafal TKSK. Saya juga enggak tahu. Komunikasi agak kurang,” imbuhnya. 

Dia tidak bisa berbuat apa-apa dengan penunjukkan agen BPNT. Padahal, ketentuan soal itu tertuang peraturan pemerintah pusat pedoman umum (pedum) program BPNT. Di sana melarang ASN, kepala desa atau lurah, aparatur desa dan kelurahan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), badan permusyawaratan kelurahan (BPK), tenaga pendamping pangan BPNT, pelaksana program PKH, baik perorangan maupun berkelompok tidak diperbolehkan menjadi agen e-warung. Termasuk mengelola e-warung maupun menjadi pemasok e-warung. Jika ada yang menjadi agen, silahkan laporkan sesuai peraturan yang berlaku. 

“Saya enggak begitu tahu. Enggak boleh, tapi ada,” katanya. 

Kepala Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan mengatakan, seharusnya aparatur desa jangan jadi agen. Namun lebih kepada pengawasan. 

“Kita aparatur yang mengawasi BPNT. Jangan ikut bermain di dalamnya, supaya program itu berjalan dengan baik. Ketika program BPNT ini mendapat pengawasan dari desa sehingga kualitasnya baik,” kata Doni. 

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Pandeglang akan memberikan sanksi tegas bagi kepala desa dan aparatur desa yang bermain dalam program BPNT. Terutama bagi kepala desa dan aparatur desa yang menjadi agen e-warung BPNT. (yanadi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp