Banten SportDaerahPandeglang
Trending

Olahraga Pandeglang di Mata Eks Pemain Persib Patricio Jimenez

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Nama Patricio Jimenez sudah tidak asing lagi dikalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Pesepakbola profesional asal Chili ini adalah pemain bintang di masanya dan keahliannya membuat sejumlah klub papan atas Indonesia seperti Persib Bandung, Sriwijaya FC, PSMS Medan, dan Persik Kediri tertarik merekrut Pato, demikian Patricio Jimenez sering disapa.

Pria kelahiran Villa Alegre, Chili 23 Juni 1975 silam itu sudah tidak muda lagi. Ini terlihat saat Pato bertandang ke Kantor KONI Pandeglang, Selasa (8/6/2021). Perawakan Pato sudah tidak gempal dan berotot lagi namun wajahnya tidak berubah khas atlet sepak bola asing. Rambutnya pun sudah tampak berubah.

Pato memang memutuskan mengakhiri kariernya di dunia sepakbola profesional pada 2015 silam. Pun demikian, selepas penisun Pato masih terlihat berada di lapangan hijau bersama klub-klub divisi II Indonesia. Sebut saja Persitara Jakarta Utara dan Persip Pekalongan.

Semenjak pandemi Covid-19 melanda dunia tak terkecuali Indonesia, kompetisi sepak bola mati suri. Klub-klub Indonesia dari berbagai divisi pun libur panjang dan situasi ini berdampak pada nasib pesepakbola nasional dan Pato bisa dibilang korbannya.

Namun di tengah situasi sulit, Pato ternyata tetap bergerak di dunia sepak bola. Memang bukan menjadi pemain tapi berkeliling Indonesia mengkampanyekan agar masyarakat gemar berolahraga dengan sebuah proyek yang dinamai MPO (mega proyek olahraga).

“Olahraga bagus untuk kesehatan. Saya ingin masyarakat Indonesia senang olahraga apapun itu. Gulat, tinju, renang semuanya bagus. Sepak bola tentunya,” kata Pato saat berbincang dengan bantenraya.com, di Kantor KONI Pandeglang, Selasa (8/6/2021).

Pato menyatakan, tidak bermimpi bisa sampai ke Pandeglang. Namun dengan perantara seorang pekerja asal Pandeglang di Jakarta, mualaf ini mengaku senang bisa datang ke kabupaten paling selatan di Pulau Jawa ini.

“Saya ingin melihat bagaimana olahraga di sini (Pandeglang-red). Rupanya prestasinya perlu diperbaiki dengan mengajak masyarakat berolahraga dan proyek MPO. Saya lihat sarana olahraga juga belum banyak dan disini namun stadion bagus (Stadion Badak-red),” jelas Pato.

Pato bercerita, kegiatannya mengkampanyekan gemar olahraga dengan MPO dilakukan secara sukarela atau tanpa dukungan anggaran dari pihak manapun. Saat datang ke sebuah daerah, biasanya Pato mengunjungi lembaga yang menangani pembinaan olahraga seperti KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga serta kepala daerah. Dari lembaga-lembaga ini Pato meminta keterangan maksud dan tujuan kedatangannya sekaligus dukungan.

“Dukungan dan rekomendasi saya dapat juga dari para kepala daerah Indonesia,” terangnya seraya menunjukkan sejumlah surat dukungan dari kepala daerah dan lembaga olahraga.

Adapun program yang diusung Pato adalah MPO. MPO merupakan proyek bina/wirausaha pertama dalam sejarah keolahragaan di Republik Indonesia dan sudah berjalan selama tiga tahun dan sudah tersebar di empat pulau.

“Di dalam proyek MPO ini semua orang dapat berpartisipasi tanpa batas usia, anak-anak, anak muda, orang dewasa (pria dan wanita), termasuk kakek-kakek dan nenek-nenek. Walau olahraga sepak bola paling yang banyak disukai masyarakat tapi sosialisasi ini tidak hanya cabang olahraga sepak bola saja, tapi semua cabang olahraga,” kata Pato.

MPO ini rencananya akan membagikan kursus dan program-program mingguan, bulanan, dan tahunan untuk bina/wirausaha kepada seluruh masyarakat secara Individual (per orang), grup/organisasi (banyak orang) langsung di lokasinya.

Selain itu, menurut Pato kembali, bahwa selama tiga tahun lebih ini, MPO sudah mendapatkan 65.000.000 Juta lebih surat dukungan mulai dari pemerintah pusat/daerah, swasta dan masyarakat secara umum, termasuk juga surat dukungan dari Negara-negara lain.
Sekretaris KONI Pandeglang Mustandri menyambut baik kedatangan Patricio ke kantor KONI Pandeglang.

Menurut Mustandri, kedatangan Patricio sangat baik dan perlu diapresiasi oleh Pemkab Pandeglang karena tujuannya untuk mengembangkan berbagai olahraga Pandeglang yang sifatnya tidak hanya mengandalkan pemerintah, tapi swastapun perlu andil.

“Kami menyambut baik kedatangan Pato yang secara khusus memberikan semangat agar olahraga Pandeglang bangkit. Mudah-mudahan ke depan ada hal yang bisa dikerjasamakan dengan Pato,” harap Mustandri. (muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp