DaerahPandeglangPendidikan
Trending

Patut Dicontoh, Murid SDIT Irsyadul ‘Ibad Donasikan Rp22,07 Juta untuk Palestina

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Irsyadul ‘Ibad Pandeglang sukses melaksanakan wisuda siswa-siswi kelas 6 angkatan ke XI,  di Aula Shohibul Barokah, Sabtu (12/6/2021).

Dalam acara ini, sekolah juga menyerahkan dana himpunan hasil donasi kemanusiaan dari seluruh siswa siswinya untuk rakyat Palestina senilai Rp22.077.510,  yang dilaksanakan di Aula Shohibul Barokah.

Kepala SDIT Irsayadul ‘Ibad Isuti Rachman dengan penuh rasa syukur merasa bangga atas terselenggaranya kegiatan Wisuda tersebut.

“Alhamdulillah, akhirnya SDIT Irsyadul ‘Ibad dapat melaksanakan wisuda offline (tatap muka-red) 126 siswa kelas enam. Yang terdiri dari 76 siswa dan 49 siswi. Pelaksanaan wisuda saat ini, berbeda dengan pelaksanaan di tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19 belum selesai. Butuh perjuangan panjang dan dukungan dari berbagai pihak, terutama dengan tim gugus tugas Covid-19, Polsek, puskesmas, kecamatan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Keren, Pemkab Serang Bangun Sumur Wakaf di Palestina

Selain itu, kata Isuti, di momen wisuda kali ini, ada yang membuatnya terharu. Di tengah keterbatasan saat pandemi, nurid-murid dengan semangat berhasil menghimpun penggalangan dana untuk Palestina dan wakaf untuk Badan Wakaf Irsyadul Ibad (BWII).

“Dalam kurun waktu yang singkat, yaitu selama dua pekan, anak-anak kita berhasil menghimpun dana yang cukup luar biasa, yaitu sebanyak Rp22.077.510 untuk dana kemanusiaan Palestina yang diserahkan langsung ke lembaga kemanusiaan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan sebesar Rp17. 851.000 untuk dana wakaf lahan ke BWII. Ini membuktikan tingginya rasa empati putra-putri ayah bunda dan itu tidak terlepas dari peran ayah dan bunda sekalian,” ungkap Isuti.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Taufik Hidayat menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan wisuda angkatan ke XI SDIT Irsyadul ‘Ibad. Dalam sambutanya, Taufik juga memotivasi para orang tua murid, agar menjaga putra-putrinya menjadi generasi penerus di Kabupaten Pandeglang.

“Mereka (murid-red) kedepan tentunya akan menjadi generasi penerus di Kabupaten Pandeglang, yang nanti akan meneruskan pendidikan karakter yang selama ini telah dibina di SDIT.  Hal itu tidak boleh terputus hanya mengandalkan guru-guru saat di sekolah. Niscayanya yang bertanggungjawab dalam pendidikan anak itu utamanya adalah dari keluarga. Baru setelah itu masyarakat dan pemerintah melalui lembaga pendidikan baik negeri atau swasta. terimakasih kepada SDIT,” katanya.

Masih kata Taufik, Dindikbud menginginkan pendidikaan di Kabupaten Pandeglang di untuk anak-anak lulusan SD sudah hafal juz 30, “Apa yang sudah dilakukan di SDIT dan yang dilakukan di SD yang lain akan kita kolaborasikan, agar siswa lulusan SD di Pandeglang wajib hafal juz 30,” jelas Taufik.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Irsyadul ‘Ibad Hidayat Rahman, menyambut baik apa yang digagas oleh kepala Dinas Pendidikan.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

“Standarisasi anak SDIT Irsyadul ‘Ibad berdasarkan evaluasi sekolah memang sudah hafal juz 30, walaupun masih ada beberapa yang belum maksimal. Kita sudah menyediakan full day school SMP jika ayah bunda tidak menyekolahkan di boarding school, semoga menjadi solusi untuk ayah bunda,” ujarnya.

Dengan tetap menerapkan Protokol kesehatan, acara Wisuda Angkatan ke XI SDIT Irsyadul ‘Ibad juga dihadiri oleh koordinator administrasi dinas pendidikan dan kebudayaan kecamatan Majasari. Juga turur hadir Ketua Dewan Pembina Yayasan Irsyadul ‘Ibad Lasip Susanto, Jajaran Yayasan Irsyadul ‘Ibad, Komite Sekolah, Kepala Unit Tabaki, TKIT, SDIT 2 Labuan, Kepala SMPIT dan para orang tua wisudawan-wisudawati. (*/muhaemin).

Related Articles

Back to top button