DaerahPandeglang
Trending

Pernah Kecolongan, Kini Aturan Wajib Bisa Baca Tulis untuk Pilkades Serentak 2021 Pandeglang Minta Disertakan

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Komisi I DPRD Pandeglang meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DMPD) Pandeglang agar menunjuk panitia seleksi (pansel) calon kepala desa (kades) yang kompeten. Soalnya pada Pilkades sebelumnya Komisi I menemukan ada kades yang ditengarai tidak bisa baca tulis namun lolos seleksi dan terpilih.

“Panitia seleksi calon kades harus benar-benar memperhatikan latar belakang calon kades termasuk kemampuan dasar seperti bisa membaca dan menulis. Ini penting karena kami menemukan masih ada kades yang terpilih diduga tidak bisa baca dan tulis. Ini jangan sampai terulang,” kata anggota Komisi I DPRD Pandeglang Candra Angga.

Ia menjelaskan, syarat pendidikan calon kades kata Candra memang masih mengacu pada ketentuan lama yakni minimal lulusa SLTP sederajat. Namun pada praktiknya, status pendidikan ini tidak semua didapat dari pendidikan formal seperti SMP dan MTS. 

“Di Pandeglang ada banyak lembaga yang melaksanakan kegiatan belajar penyetaraan atau paket A, B, atau C. Ijazah penyetaraan ini sah digunakan sebagai syarat seperti ijasah sekolah formal. Sekali lagi kami ingin panitia lebih selektif agar kades yang terpilih bisa membawa kemajuan di desa,” kata politikus PAN ini.

Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Endang Sumantri mengatakan, aturan main pilkades serentak 2021 di Pandeglang masih menunggu peraturan bupati (perbup). Namun ada sejumlah ketentuan yang akan diberlakukan, seperti misalnya larangan calon tunggal. 

“Pilkades di satu desa baru bisa dilaksanakan kalau ada minimal 2 calon. Di pilkades tidak dikenal calon tunggal. Kalau di satu desa hanya ada satu calon maka masa pendaftaran akan diperpanjang hingga jumlah pendaftar memenuhi jumlah minimal yaitu 2 orang dan maksimal 5 orang,” kata Endang.

Melihat antusiasme warga Pandeglang menjelang pilkades, Endang optimis jumlah pendaftar di 207 desa yang akan memggelar pesta demokrasi itu bakal banyak. 

“Pilkades saya kira akan sangat kompetitif dan diikuti oleh banyak calon di setiap desa. Diharapkan seleksinya diperketat dan mengacu pada ketentuan yang berlaku sehingga calon yang lolos ddan terpilih itu berkualitas bisa membawa kemajuan masyarakat desa,” harapnya. (muhaemin)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp