DaerahPandeglangWisata & Kuliner
Trending

Sentra IKM di KEK Tanjung Lesung Tak Kunjung Dioperasikan, Sekarang Kondisinya Rusak

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Bangunan sentra industri kecil menengah (IKM) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung hingga kini belum dioperasikan. Rencananya, dalam waktu dekat bangunan tersebut akan dikelola pihak ketiga. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Pandeglang Ali Fahmi Sumanta membenarkan, bangunan IKM KEK Tanjung Lesung belum dikelola. Namun dalam waktu dekat akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga agar bangunan tidak mengalami kerusakan. 

“Akan kita kerjasamakan. Yang jelas akan kita manfaatkan untuk ditunjuk pihak ketiga. Memang saat ini kondisi bangunan ada kerusakan, tapi nanti akan diperbaiki oleh pengelola, karena kalau tidak kita kerjasamakan akan hancur,” kata Fahmi, ditemui di kantornya, Jumat (15/1/2021). 

Dijelaskan Fahmi, pengelolaan bangunan IKM masih menunggu keputusan Bupati Pandeglang Irna Narulita. Rencananya bangunan itu akan digunakan untuk menampung para IKM dan UMKM di bidang usaha, karena kedepan dapat dijadikan sebagai sentra oleh-oleh khas Pandeglang. 

“Kita lagi nunggu putusan Ibu Bupati. Kita inginnya nanti bangunan itu dapat menampung hasil produk-produk IKM,” jelasnya. 

Fahmi menuturkan, dikelolanya bangunan tersebut oleh pihak ketiga untuk menarik pendapatan asli daerah (PAD). “Kita ingin ada PAD yang masuk ke pemda (pemerintah daerah), jangan sampai bangunan itu tidak digunakan sebagai mestinya,” katanya. 

Tidak hanya bangunan IKM, kata Fahmi, beberapa bangunan sentra kuliner di Pandeglang akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga. “Enggak hanya bangunan IKM, rumah kemasan, kuliner, dan resi gudang juga akan kita pihak ketigakan. Kita ingin ada PAD atau retribusi yang masuk ke pemda, misalnya 40 persen untuk pihak ketiga dan 60 persen untuk pemda,” harap Fahmi. 

General Manager Tanjung Lesung Beach Hotel Widiasmanto mengatakan, bangunan IKM tersebut sudah lama tidak digunakan akibat belum dikelola. “Sudah lama, sudah ada setahun lebih belum difungsikan. Dulu memang kewenangannya masih ada di pusat, karena pembangunan itu anggarannya dari pusat. Tapi sekarang sudah dialihkan ke pemda, harusnya memang dikelola sama swasta,” katanya. (yanadi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp