DaerahPandeglangPolitik
Trending

Sidang Sengketa Pilkada Pandeglang Dijadwalkan 29 Januari, Thoni-Imat Minta Pencoblosan Ulang

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Mahkamah Konstitusi (MK) telah menjadwalkan sidang sengketa hasil Pilkada Pandeglang pada Jumat (29/1/2021) mendatang. Gugatan hasil Pilkada Pandeglang ini diajukan pasangan calon (paslon) Thoni Fathoni Mukson-Miftahul Tamamy (Thoni-Imat).

Dikutip dari situs mkri.id, sidang pertama nomor perkara 74/PHP.BUP-XIX/2021 atau tentang sengketa Pilkada Pandeglang menggaendakan pemeriksaan pendahuluan. Biasanya berupa pemeriksaan legal standing pemohon, KPU, Bawaslu, pihak terkait ataupun kuasa hukum masing-masing pihak.

Permohonan yang diajukan Thoni-Imat melalui kuasa hukumnya yakni Satria Pratama, RE Nana Fitriana, Nandang Wirakusumah, Raden Elang Yayan Mulyana, dan Hendra Gunawan, isinya ada 9 halaman. 

Berkas gugatan ini bisa dilihat di situs MK dan paslon Thoni-Imat mengajukan sejumlah petitum. Diantaranya membatalkan Keputusan KPU Kabupaten Pandeglang Nomor: 1018/HK.03.1-Kpt/3601/KPU-Kab/XII/2020 Tentang Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara dan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pandeglang. Keputusan itu diumumkan pada Selasa 15 Desember 2020 pukul 22.29. Memerintahkan kepada KPU Kabupaten Pandeglang untuk melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di 35 kecamatan se-Kabupaten Pandeglang.

Dalam berkas permohonannya, Thoni-Imat juga menyampaikan adanya dugaan pelanggaran yang terstruktur, sistematis dan massif (TSM). Pemohon juga berdalih tidak mendapatkan kepastian hukum dari Bawaslu Pandeglang atas sejumlah laporan yang diajukan. (muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp