DaerahEkonomi & BisnisPandeglang
Trending

Ternyata, Budi Daya Ikan Nila Cukup Menggiurkan

PANDEGLANG, BANTEN RAYA –  Komoditas ikan nila ternyata memiliki potensi bisnis yang cukup menggiurkan. Salah satunya dilakoni Kelompok Budi Daya Perikanan (Pokdakan) Huda Farm. Kelompok usaha asal Desa Batubantar, Kecamatan Cimanuk ini mampu meraup keuntungan hingga Rp30 juta per bulan. 

Ketua Pokdakan Ahmad Hakim Maulana yang biasa disapa Ustaz Asep ini mengatakan, omzet pendapatan dari budi daya ikan nila cukup baik karena dapat meraup untung rata-rata hingga 30 persen dari modal yang dikeluarkan.

“Siklus penjualan nila merah sekali panen mencapai 4 ton dengan modal usaha Rp60 juta. Sementara biaya produksi Rp10 juta dan Alhamdulillah Rp30 juta sudah kebagian,” kata Asep, saat menerima kunjungan dari Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Jumat (5/2/2021).

Dikatakannya, jenis ikan air tawar yang selama ini digemari karena dinilai cukup menguntungkan. “Tips menuju sukses budidaya ikan nila yang pertama siapkan mental, modal dan mencari mitra yang sama-sama ingin berkembang,” tuturnya. 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Suaedi Kurdiatna mengatakan, untuk mewujudkan kedaulatan pangan di sektor perikanan, pihaknya terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada para pembudi daya perikanan. 

“Kita akan terus support. Kita ingin pengusaha perikanan berkembang dan memberikan keuntungan untuk para kelompok budi daya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Budidaya pada Dinas Perikanan Pandeglang Iik Syakhabyatin menuturkan, bahwa kelompok Huda Farm memperoleh bantuan melalui anggaran biaya tambahan (ABT) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

“Program yang didapat adalah bantuan sarana dan prasarana berupa pakan, calon induk dan alat-alat perikanan,” tuturnya. (yanadi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp