DaerahKesehatanNasionalPandeglang
Trending

Tiga Kepala Sekolah di Pandeglang Positif Covid-19 Setelah Menghadiri Hajatan

PANDEGLANG, BANTEN RAYA  – Klaster Covid-19 dari hajatan di Kabupaten Pandeglang benar-benar terjadi. Hal ini diketahui setelah beredarnya kabar tiga kepala sekolah  positif Covid-19 setelah memenuhi undangan hajatan yang digelar warga Pandeglang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bantenraya.com, sepekan kemarin di wilayah Pandeglang ada serangkaian hajatan yang dilakukan warga bahkan oleh pegawai Pemkab Pandegang. Kendati pelaksana hajat mengimbau tamu menerapkan protokol kesehatan, namun kerumunan di lokasi hajat sangat sulit dihindari. “Hajatan di kita (Pandeglang-red) mah masih bebas tamunya juga pasti banyak,” kata Kurniawan, warga Pandeglang.

Kurniawan juga mengaku mendapatkan informasi lewat grup Whatsapp (WA) ada tiga guru yang positif Covid-19 setelah undangan hajatan.

“Di grup WA ramai ada guru positif karena habis undangan,” kata Kurniawan yang juga guru di Pandeglang ini.

Jubir Satgas Covid-19 Pandeglang Achmad Sulaeman tidak membantah ada 3 pasien Covid-19 yang berstatus sebagai kepala sekolah positif.

“Ya ada tiga kepala sekolah yang terkonformasi Covid-19. Tapi kami belum mendapat informasi detail dimana ketiga kepala sekolah itu bertugas,” kata Sulaeman.

Menurutnya, tiga kepala sekolah sudah menjalani isolasi mandiri di Wisma PKPRI Pandeglang.

“Ini saya masih cari infonya. Yang saya tahu, satu orang sudah masuk di wisma, yang lain mungkin sedang isman (isolasi mandiri) di rumah,” ujarnya.

“Datanya memang sudah ada. Tapi detailnya mereka ini kepala sekolah mana saja itu saya belum terima, belum tahu, nanti saya cek lagi ke puskesmas,” tambahnya.

Selain itu, Satgas rencananya akan berkoordinasi dengan puskesmas untuk mentracking dimana saja lokasi tempat tinggal ketiga kepala sekolah tersebut. Itu dilakukan, agar bisa mencegah sebaran virus terutama kepada orang terdekat yang memiliki kontak erat dengan ketiganya.

“Nanti kita tracking ke puskesmas, siapa saja orang terdekatnya supaya bisa dilakukan swab kembali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus konfirmasi positif korona di Pandeglang hingga kini berada di angka 1.278 kasus. Dengan 1.122 orang dinyatakan sembuh, 137 masih menjalani isolasi dan 19 orang dinyatakan meninggal dunia. (muhaemin)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp