DaerahPandeglang
Trending

Ujung Kulon Direkomendasikan Menjadi Kawasan Geopark Nasional

PANDEGLANG, BANTEN RAYA – Kawasan Ujung Kulon Kabupaten Pandeglang ditetapkan menjadi kawasan geopark nasional. Hal ini ditandai dengan mendapatkannya rekomendasi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) yang mendukung usulan peningkatan status Aspiring Geopark Ujung Kulon menjadi Geopark Nasional. 

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyambut baik dengan akan ditetapkan Ujung Kulon menjadi geopark nasional. Wanita cantik ini berharap, rekomendasi usulan geopark nasional dapat segera ditetapkan pemerintah pusat, sebelum hari jadi Kabupaten Pandeglang. 

“Mohon doanya dari seluruh masyarakat agar Geopark Ujung Kulon segera mendapatkan penetapan sebagai Geopark Nasional dari Bapak Menteri ESDM RI yg akan menjadi kado terindah di hari jadi Pandeglang ke 147 pada tanggal 1 April 2021 nanti,” ungkap Irna melalui Instagram pribadinya, Sabtu (23/1/2021). 

Mantan anggota DPR RI ini menyebutkan, Kabupaten Pandeglang memiliki banyak kekayaan alam yang harus dikembangkan. “Semoga Allah SWT meridai usaha dan upaya kita untuk mensejahterakan masyarakat melalui konservasi alam. Pandeglang memiliki banyak warisan bumi yang belum diketahui oleh banyak masyarakat karena pemanfaatan dan publikasinya yang belum maksimal,” ujarnya. 

Dengan ditetapkannya Ujung Kulon menjadi geopark nasional, Irna menginginkan kedepan kawasan tersebut mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan. “Dengan adanya dukungan pengalaman konservasi TNUK dan keputusan pemerintah pusat dapat menjadikan Tanjung Lesung sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ungkapnya. 

Irna memaparkan, tercatat ada sebanyak 8 kecamatan yang ditetapkan menjadi geopark nasional, yakin Kecamatan Carita, Labuan, Panimbang, Cigeulis, Sukaresmi, Cimanggu, Sumur dan Pagelaran. Apalagi kawasan TNUK terkenal dengan badak Jawa. 

“Ujung Kulon telah dikenal sebagai World Heritage yang merupakan habitat alam terakhir dari badak jawa bercula satu. Ujung Kulon memiliki banyak potensi tersembunyi terutama di warisan geologi. Salah satunya adalah sisa endapan dari tsunami dahsyat akibat meletusnya gunung Krakatau pada tahun 1883. Selain itu, keanekaragaman struktur geologi berkelas dunia geopark Ujung Kulon berpotensi sebagai destinasi penelitian, edukasi, dan geo-tourism yang perlu dilestarikan,” paparnya. (yanadi)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp