DaerahPemprov Banten
Trending

Pemprov Banten Disarankan Minta BPK atau BPKP Audit Investigasi Hibah dan Bansos Tiga tahun Terakhir, Berani?

SERANG, BANTEN RAYA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten M Nawa Said Dimyati menyarankan agar Pemprov Banten melakukan audit investigasi  terhadap hibah dan bantuan sosial (bansos) selama tiga tahun terakhir. Pelaksanaan investigasi bisa dilakukan dengan meminta bantuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, audit investigasi dilakukan untuk memastikan jika penggunaan dana tersebut benar-benar sesuai ketentuan. Dengan demikian dapat meminimalisasi dampak hukum ke depannya. Audit bisa dilakukan untuk tiga tahun terakhir yaitu pada tiga tahun anggaran terakhir, mulai dari 2018 hingga 2020.

“Ada baiknya pemprov minta BPK atau BPKP untuk lakukan audit investigasi hibah daerah,” ujarnya kepada awak media, Minggu (23/5/2021).

Pria yang akrab disapa Cak Nawa itu menjelaskan, hasil dari audit investigasi tersebut bisa dijadikan bahan perbaikan Pemprov Banten dalam penyaluran hibah atau bansos pada tahun anggaran 2021 ini. Selain itu, audit investigasi juga untuk mengetahui apakah ada kerugian negara dalam penyaluran hibah dan bansos selama tiga tahun terkahir.

“Agar tak ada pelanggaran hukum yang mengakibatkan kerugian negara dan sekaligus menjaga pejabat daerah ataupun penerima hibah dari jeratan hukum. Audit investigasi juga untuk mengetahui adakah kerugian uang negara dan apakah hibah tersebut mengarah pada tercapainya RPJMD (rencana pembangunan janga menengah daerah) Pemprov Banten,” pungkasnya.

BACA JUGA: Tersangka IS Disebut Korban Kebijakan, Jubir : Gubernur Tidak Memerintahkan di Luar Peraturan

Diberitakan sebelumnya, Kejati Banten telah menetapkan lima tersangka dalam dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren (ponpes) tahun anggaran 2020. Dari lima tersangka tersebut, dua diantaranya merupakan mantan kepala Biro Kesra Setda Provinsi Banten. (dewa)

Related Articles

Back to top button