Pemprov BantenPendidikan
Trending

60 Perpustakaan di Banten sudah Terakreditasi

SERANG, BANTEN RAYA-Sebanyak 60 perpustakaan di Banten sudah mendapatkan akreditasi nasional. Hal tersebut disampaikan Pustakawan Utama Adriati Zen dalam acara Sosialisasi Pedoman Lembaga Akreditasi Perpustakaan yang digelar oleh Direktorat Standarisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional RI dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten.

Menurutnya, berdasarkan data dari Big data Akreditasi, jumlah perpustakaan di Provinsi Banten sebanyak 13.410 perpustakaan dengan 10 jenis perpustakaan. Dari jumlah tersebut hanya 60 perpustakaan yang terakreditasi.

“Dari proses akreditasi sejak tahun 2011 sampai dengan 2020 hanya 60 perpustakaan di Banten yang terakreditasi, sedangkan sisanya yaitu sebanyak 13.350 perpustakaan belum terakreditasi,” kata Adriati, kemarin.

Sedangkan jumlah perpustakaan di Indonesia sebanyak 164.610 perpustakaan dengan empat jenis perpustakaan, yaitu perpustakaan sekolah sebanyak 113.541 perpustakaan, perpustakaan khusus 6.552 perpustakaan, perpustakaan umum 42.426 perpustakaan dan perpustakaan perguruan tinggi sebanyak 2.057 perpustakaan.

Ia menjelaskan, akreditasi yang dimaksud adalah perpustakaan memiliki standar nasional perpustakaan. Perpustakaan harus memiliki standar naisonal, karena sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 43 tahun 2007.

Indikator perpustakaan berhasil, lanjutnya, adanya pengakuan dari masyarakat melalui survei, prestasi lembaga dan pemustakawan dan apresiasi dari masyarakat; kemudian adanya peningkatan kinerja perpustakaan melalui transaksi kunjungan dan transaksi peminjaman buku dan terakhir indikator perpustakaan dinyatakan berhasil adalah adanya konsistensi penyelenggaraan perpustakaan.

“Melalui kegiatan perkembangan perpustakaan, anggaran perpustakaan, organisasi perpustakaan dan sumber daua perpustakaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Adriati juga menjelaskan bahwa akreditasi perpustakaan merupakan rangkaian kegiatan proses pengakuan formal oleh lembaga akreditasi perpustakaan yang menyatakan bahwa lembaga perpustakaan telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan pengelolaan perpustakaan.

Adapun tujuan akreditasi, kata Adriati, adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja perpustakaan serta menjamin konsistensi kualitas kegiatan perpustakaan yang bersnagkutan.

“Manfaat akreditasi diantaranya adalah menjalankan amanat Undang-undang Nomor 43 tahun 2007, tentang Perpustakaan, sarana mengukur keberhasilan perpustakaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat,” imbuhnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp