Pemprov Banten
Trending

Museum Golok Indonesia Gelar Pameran

SERANG, BANTEN RAYA- Museum Golok Indonesia memamerkan 99 masterpiece Golok Banten. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam kegiatan Event The Golok International Self Defense Virtual Competition 2021 yang di selenggarakan oleh Grup 1 Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Kepada Banten Raya Bagus Naga, Wakil Kepala Museum Golok Indonesia menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam event berskala internasional. Dalam pameran tersebut Museum Golok Indonesia menunjukan golok-golok terbaik Banten.

“Kami memamerkan golok terbaik milik Banten di Serambi Kehormatan Grup 1 Kopassus, yang meliputi Golok Era Pajajaran, Banten Girang hingga Golok pada masa era Kesultanan Banten yang meliputi jenis golok Salam Nunggal, Candung atau Ujung Turun dan Pedang Cengkrong,” kata Bagus usai kegiatan, kemarin.

Bagus menilai, pentingnya kebersamaan dari semua pihak untuk menjadi sukarelawan Golok Banten, agar Golok Banten akan selalu terjaga dan dikenal baik di dalam maupun luar negeri.

“Alhamdulilah pada kesempatan ini Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf. I Ketut Mertha Gumarha memberikan piagam penghargaan kepada Museum Golok Indonesia yang diterima oleh langsung oleh saya,” ujarnya.

Pada bagian lain, untuk pertama kalinya dalam sejarah bendera golok dikibarkan di atas langit ibu pertiwi Indonesia Raya. Bendera Golok dikibarkan di langit Indonesia atas Instruksi Komandan Grup 1 Kopassus Kolonel Inf I Ketut Mertha Gunarda yang dalam rangka menyambut Event The Golok Self Defense International 2021 dengan tema “Sukarelawan Golok Banten-Membudayakan Genggaman para Leluhur Nusantara”.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama Grup 1 Kopassus dengan Pemerintah Provinsi Banten, aliran beladiri Seni Golok Indonesia, Museum Golok Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, perguruan beladiri national dan international.

“Acara The Golok International Self-Defense Virtual Competition ini, diikuti oleh10 negara yaitu Indonesia, Italia, Turky, Amerika serikat, Mesir, Cille, Nicaragua, Belanda, Brasil dan Suriname,” kata Guru Besar aliran Beladiri Seni Golok Indonesia Ki kumbang. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp