Pemprov Banten

Pemprov Diminta Bantu Tangani Sampah

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk bisa membantu menangani sampah, terutama terkait penyediaan mesin pengolah sampah yang akan di tempatkan di stasiun pengolah sampah (SPA).

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, terdapat persoalan yang krusial yang perlu ada keterlibatan Pemprov Banten yakni, terkait penanganan sampah.
“Tadi (kemarin-red) kami sampaikan ke dewan provinsi, bahwa yang krusial itu masalah sampah,” kata Pandji saat menerima reses anggota DPRD Provinsi Banten asal daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Serang di ruang

rapat KH. Syam’un, Pemkab Serang, Selasa (2/3).
Terkait rencana penanganan sampah, pandji menjelaskan, Pemkab Serang tidak akan mengkonsentrasikannya pada satu titik tempat pengolaan sampah, namun akan dibagi ke dalam beberapa zona.
“Jadi kami mohon bantuan DPRD provinsi karena kita merencanakannya tidak dikonsentrasikan di satu titik, kalau di satu titik kita agak berat untuk armadanya saja butuh 180 unit dump truk,” ujarnya.

Pandji mengungkapkan, untuk pembangunan SPA di tiap zona membutuhkan lahan antara 1 hektar sampai 1,5 hektar dan Pemkab Serang akan menganggarkan untuk pembelian lahannya.
“Kita butuh suport mesinnya, rencananya untuk mesinnya dari German, ada juga pengusaha China yang sudah ekspos, nanti mana saja yang paling efisien tapi kapasitas produksinya lebih banyak,” tuturnya.

Ia menuturkan, untuk satu SPA dibutuhkan antara dua sampai tiga mesin pengolah agar semua sampah yang ada bisa terakomodir. “Sampahnya kita rancang agar bisa menjadi komoditas yang bernilai ekonomis,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten yang juga ketua rombongan reses Fahmi Hakim mendukung langkan pembangunan SPA yang akan dibangun di beberapa zona untuk menangani masalah sampah.

“Kalau untuk di provinsi, Pak Gubernur (Wahdin Halim-red) telah berkonsolidasi kebjikannya akan membangun TPSA (tempat mbuangan sampah akhir) regional di Citeras, Maja, Kabupaten Lebak,” kata Fahmi.
Politikus Golkar itu mengungkapkan, nantinya TPSA yang akan dibangun di Citeras, Maja itu akan mengakomodir sampah dari Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, dan dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kebijakannya sudah ada tinggal teknsinya saja,” ujarnya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp