DaerahKesehatanTeknologi
Trending

PPKM Darurat, Mobilitas Warga Banten Dipantau Pakai Teknologi NASA

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah menerapkan tiga metode pemantauan mobilitas warga selama PPKM darurat di Jawa dan Bali termasuk Banten di dalamnya. Salah satu metode yang digunakan adalah melalui night light Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).

Demikian data yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten dari hasil koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, belum lama ini.

BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Banten Minta Pemerintah Jujur Sajikan Data Covid-19

Dalam rilis tersebut disebutkan, tiga indikator yang digunakan dalam penilaian mobilitas atau aktivitas  masyarakat adalah Facebook Mobility, Google Traffic dan Night Light dari NASA. Ketiga indikator tersebut dibuat indeks gabungan untuk menggambarkan mobilitas masyarakat secara umum.

Indeks mobilitas gabungan pada periode PPKM darurat kemudian dibandingkan dengan periode baseline yaitu 24 Mei hingga 6 Juni 2021. Berdasarkan analisis historis, dibutuhkan penurunan mobilitas sebesar 30 persen untuk menurunkan jumlah penambahan kasus. Namun dengan varian delta estimasi penurunan yang dibutuhkan adalah hingga 50 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, sejauh ini penurunan mobilitas penduduk setelah diberlakukannya PPKM darurat di atas 30 persen se-Jawa Bali baru terjadi di Kota Tangerang Selatan. Meski demikian, tetap perlu terus ditingkatkan penurunan mobilitasnya sampai dengan 50 persen untuk menekan penyebaran Covid-19 varian delta.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

“Oleh karena itu sejak Senin (5/7/2021) Tangerang Selatan yang awalnya zona merah menjadi oranye,” ujarnya melalui aplikasi WhatsApp Messenger, kemarin.

Seperti diketahui, pemerintah menerapkan PPKM darurat yang berlaku sejak 3 hingga 20 Juli mendatang. Di Banten, terdapat tujuh kabupaten/kota diterapkan kebijakan tersebut karena masuk kategori zona kategori 3 dan 4. Mereka adalah Kota Serang, Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp