DaerahPendidikan
Trending

SD Alquran Amirul Mukminin Mencetak Hafiz Cilik dengan Pendekatan Tasmi

SERANG, BANTEN RAYA- SD Alquran (SDQ) Amirul Mukminan secara konsisten mencetak para penghafal Alquran atau hafiz. Salah satu metode yang digunakan adalah dengan pendekatan tasmi atau melihat huruf sambil menirukan suara audio.

Selaku penanggung jawab program Alquran dan Dirasah Islamiyah dan juga salah seorang guru SDQ Amirul Mukminin, Ustazah Mira Safitri menerangkan bahwa SDQ mendapatkan kunjungan kehormatan Yayasan An Nur yang memperkenalkan produk quran digital yang disebut smart pen Al qolam.

“Media ini berguna bagi orang tua atau anak yang baru belajar membaca Alquran. Terutama yang mau belajar mandiri di rumah di masa Pandemi. Dengan bantuan media smart pen Al qolam, setiap orang dapat melihat huruf sambil menirukan suara audio atau tasmi dari pena tersebut,” ujarnya, kemarin.

Ia menjelaskan, bahwa media Alquran digital selaras dengan prioritas pembelajaran kelas awal SDQ Amirul Mukminin yaitu menanamkan kecintaan terhadap kitab suci umat Islam tersebut. Selanjutnya membaca, menulis, dan berhitung serta pembiasaan ibadah dan kecakapan hidup untuk melayani diri sendiri dan orang lain.

“Kegiatan pertemuan dilaksanakan pada hari Sabtu 12 Juni 2021 bada Ashar hingga menjelang Maghrib di Masjid Al Yaqien Pesantren Madinatul Ma’arif Ragas Grenyang. Kegiatan dihadiri oleh 20 orang tua/wali santri SDQ Amirul Mukminin,” katanya.

Guru SDQ Amirul Mukminan Ustazah Maulani Saputri menyampaikan kegembiraannya atas partisipasi dan antusiasme masyarakat Ragas khususnya orang tua/wali santri. Terdaftar lebih dari 40 anak sebagai peserta didik baru SDQ Amirul Mukminin.

“Harapannya semoga anak-anak senang mengaji dan mampu memahami Alquran dengan baik, serta bisa menjadi hafiz Quran dengan media pulpen Al qolam tersebut. Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada seluruh warga SDQ Amirul Mukminin, Pesantren Madinatul Ma’arif Ragas Grenyang,” harapnya.

BACA JUGA: Peringati Hari NKRI, Pesantren Madinatul Ma’arif Launching SD Alquran Amirul Mukminin

Terpisah, Founder SDQ Amirul Mukminan Fadlullah menjelaskan, bahwa belajar tahfiz atau menghafal Alquran bagi anak yang belum bisa membaca dilakukan dengan pendekatan tasmi. Pendekatan ini menghendaki adanya guru Alaquran yang fasih. Guru melafalkan ayat Alquran dengan makhrojil huruf yang benar, tartil, dan indah kemudian ditiru oleh peserta didik.

Hal ini dilakukan berulang-ulang hingga lancar dan hafal secara alamiah. Hal ini juga cocok untuk latihan menghapal bacaan salat, wirid, dan doa bagi peserta didik yang belum mampu membaca.  “Keberhasilan pencapaian tahfiz cilik pada tahap ini sangat ditentukan oleh kompetensi guru Alquran yang fasih,” tuturnya. (*/dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp