DaerahPemprov Banten
Trending

Seperempat Penduduk Banten adalah Kaum Milenial, Jumlahnya Sampai 3,32 Juta Jiwa

SERANG, BANTEN RAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis hasil sensus penduduk (SP2020). Hasilnya, jumlah penduduk Banten hingga 2020 mencapai 11,90 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, 28,11 persennya atau sebanyak 3,32 juta jiwa adalah kaum milenial.

Kepala BPS Provinsi Banten Adhi Wiriana mengatakan, sensus penduduk adalah merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Sensus sendiri dilaksanakan sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka nol. SP2020 mencatat penduduk Banten pada September 2020 sebanyak 11,90 juta jiwa.

“Dalam jangka waktu sepuluh tahun sejak 2010, jumlah penduduk Banten mengalami penambahan sekitar 1,27 juta jiwa,” ujarnya, dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Kamis (21/1/2021).

Dipaparkan Adhi, sementara untuk struktur penduduk dapat menjadi salah satu modal pembangunan ketika jumlah penduduk usia produktif sangat besar. Hasil SP2020 mencatat, mayoritas penduduk Banten didominasi oleh generasi X, generasi milenial dan generasi Z.

Generasi X adalah mereka yang lahir tahun 1965-1980 dengan perkiraan usia saat ini 40-55 tahun. Generasi milenial lahir tahun 1981-1996 dengan perkiraan waktu saat ini 24-39 tahun. Lalu generasi z adalah yang lahir tahun 1997-2012 ke atas dengan perkiraan usia saat ini 8 hingga 23 tahun.

“Proporsi generasi X sebanyak 28,28 persen dari total populasi atau 3,34 juta jiwa. Generasi milenial sebanyak 28,11 persen atau 3,32 juta. Generasi Z sebanyak 21,76 persen atau 2,27 juta jiwa dari total populasi Banten. Ketiga generasi ini termasuk dalam usia produktif yang dapat menjadi peluang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi,” paparnya.

Dari sisi demografi, seluruh generasi X dan generasi milenial merupakan penduduk yang berada pada kelompok usia produktif pada 2020. Sedangkan generasi Z terdiri dari penduduk usia belum produktif dan produktif. Sekitar 7 tahun lagi, seluruh generasi Z akan berada pada kelompok penduduk usia produktif.

“Hal ini merupakan peluang dan tantangan bagi Indonesia khususnya Banten. Baik di masa sekarang maupun masa depan. Pasalnya, generasi inilah yang berpotensi menjadi aktor dalam pembangunan yang akan menentukan masa depan Indonesia,” tegasnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp