DaerahSerang

686 Hektare Sawah Terdampak Banjir

SERANG, BANTEN RAYA – Seluas 686 hektare sawah yang telah ditanami padi di 12 kecamatan terendam banjir saat terjadi bencana banjir pada pekan kemarin. Rata-rata usia padi yang terendam yaitu 0 sampai 25 hari.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, 12 kecamatan dimaksud yaitu Kecamatan Tunjung Teja 430 hektare, Kramatwatu 45 hektare, Pontang 11 hektare, Pamarayan 130 hektare, Cikeusal 25 hektare, Tirtayasa 15 hektare, Padarincang 5 hektare, Kopo 10 hektare, dan di Kecamatan Kragilan 15 hektare.

“Belum ada yang puso karena jika hanya terkena limpasan tidak akan puso. Namun jika terendam selama satu atau dua pekan dipastikan akan puso. Jika terjadi puso maka kita akan memberikan benih gratis sebagai gantinya kepada petani bagi mereka yang mengasuransikan tanaman padinya. Per hektare ganti ruginya Rp6 juta,” kata Zaldi, Minggu (13/12/2020).

Ia menuturkan, sawah terdampak banjir tersebut hanya terjadi di wilayah yang sudah menjadi langganan banjir seperti di Desa Bumijaya, Kecamatan Ciruas; Desa Pulo Kencana, Kecamatan Pontang; Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang; dan di Desa Undar Andir, Kecamatan Kragilan. “Karena curah hujan tinggi dan Sungai Ciujung meluap maka di Cikeusal menjadi daerah paling terdampak,” ujarnya.

Adapun terkait dengan daya tahan tanaman padi sendiri, Zaldi menuturkan, kondisinya sangat bervariasi, jika usia tanaman padi sudah di atas satu bulan biasanya cukup tahan banjir. “Kalau umur padi itu di bawah satu bulan jika tergenang sampai seminggu pasti mati. Kalau sudah umur dua bulan atau 90 hari lebih tahan. Tapis seperti varietas seperti Ciherang gampang rebah, kalau sudah rebah ada risiko busuk,” paparnya.

Zaldi menuturkan, pihaknya terus memantau tanaman padi selama musim hujan berlangsung karena beberapa petani ada yang baru menanam padinya. “Selama banjir kemarin kita keliling memantau kondisi tanaman padi para petani dan melihat debit air di Bendung Pamarayan,” katanya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp