DaerahSerang
Trending

Awas! Pilkades Serentak Kabupaten Serang 2021 Bisa Disusupi Pemilih Gelap

SERANG, BANTEN RAYA – Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Serang mengantisipasi adanya pemilih gelap atau bukan penduduk setempat pada pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 11 Juli mendatang. 

Kepala Bagian (Kabag) Kesbangpol Pemkab Serang Ade Hadhi Sukalta mengatakan, saat ini pihaknya sedang melalukan pemetaan terkait desa-desa yang rawan terjadi konflik. 

“Kita sedang melakukan pemetaan desa yang rawan,” kata Ade, Kamis (18/3/2021).

Ia menjelaskan, pemetaan dilalukan berdasarkan pengalaman-pengalaman pilkades pada tahun-tahun sebelumnya terutama desa yang pernah terjadi konflik seperti di Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu tahun 2015 lalu. 

“Kita juga mengantisipasi desa yang ada calon incumbent-nya karena kalau incumbent maju lagi biasanya ada gejolak-gejolak perlawannya dan itu harus lebih diawasi,” ujarnya.

Langkah-langkah antisipasi yang dilakukan di antaranya, Kesbangbol bersama pemangku kepentingan lain akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar menjaga kondusivitas baik sebelum pilkades, saat pilkades maupun setelah pilkades.

“Kita juga mengantisipasi adanya pemilih gelap bukan dari penduduk setempat terutama di desa-desa yang ada di wilayah perbatasan. Saya belum cek desa mana saja desa yang ada diperabatasn dan menggelar pilkades,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tb Entus Mahmud Sahiri mengatakan, untuk mengantisipasi adanya konflik horizontal selama pilkades serentak berlangsung Pemkab Serang telah berkoordinasi dengan TNI-Polri.

“Tahun ada 144 yang menggelar pilkades serentak. Kita menyadari pilkades lebih pelik dari pemilihan yang lain karena menyangkut figur-figur yang ada desa setempat sehingga setiap potensi konflik harus dicegah,” katanya. 

Pihaknya menghendaki pesta demokrasi di desa bisa berjalan dengan demokratis tanpa ada hal-hal yang tidak diinginkan. 

“Kita juga mengimbau kepada para kontestan dan para pendukungnya tidak menjadikan pilkades sebagai ajang permusuhan,” ujarnya. (tanjung/fikri)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp