DaerahSerang

Bau Belerang Gegerkan Warga Pontang

SERANG, BANTEN RAYA – Warga Kampung Begog, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang mengeluhkan bau belerang yang keluar dari sumur yang berada di bekas kantor kecamatan lama. Bau belerang tersebut muncul terutama pada saat terjadi hujan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan lokasi sekitar telah dipasangi garis polisi. 

Camat Pontang Heri Sosiawan membenarkan jika warga di Desa Singarajan mengeluhkan bau belerang yang keluar dari sumur tua. “Iya tadi (kemarin-red) saya dapat laporannya jam 12.00 WIB. Jadi itu bekas galian sumur di bekas kantor kecamatan yang lama,” kata Heri kepada Banten Raya, Kamis (7/1/2021).

Heri mengungkapkan, sumur tersebut sebenarnya sudah dibeton, karena dahulu saat digali, juga mengeluarkan bau belerang yang cukup menyengat. “Mungkin karena sudah lama jadi air belerangnya keluar lagi. Saya sudah laporan ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujarnya.

Bahkan, kata dia, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten akan turun untuk memeriksa lokasi yang mengeluarkan belerang tersebut. “Masyarakat yang tua-tua dulu sudah pada tahu kalau di lokasi itu memang dari dulu saat digali keluar bau belerang. Langkah dari kecamatan nanti kalau sudah ada pemeriksaan dari dinas terkait,” tuturnya.

Koordinator Pusat Pengendali Operasi (Pusdalop) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Joni Efendi Wangga mengaku sudah mendatangi lokasi yang mengeluarkan bau belerang itu. “Kita sudah dapat informasi dari warga sekitar bahwa lokasi yang mengeluarkan bau belerang itu dulunya pada tahun 2000-an sempat digali tapi mengeluarkan bau yang menyengat,” katanya.

Ia belum bisa memastikan, apakah bau yang menyengat tersebut benar-benar bau belerang atau bau gas. “Yang jelas kalau warga pada mengeluhkan karena baunya sangat menyengat terutama saat terjadi hujan. Kita juga sudah mengimbau agar warga tidak mendekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan dan lainnya,” ujarnya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
× Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: