DaerahSerang
Trending

Dua Remaja Pemeran Video Asusila Parakan 01 Diputuskan Dinikahkan

SERANG, BANTEN RAYA – Sepasang remaja berinisial R dan M yang terlibat dalam video asusila Parakan 01 di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang yang beredar luas di media sosial (Medsos) akan dinikahkan oleh keluarga dari kedua belah pihak. Rencananya, acara tersebut akan digelar pada Selasa (16/3/2021) malam. 

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Serang Nurlinawati Entus mengaku, telah mengunjungi kediaman perempuan dalam video tersebut di Desa Majasari, Kecamatan Jawilan. 

“Tadi (kemarin-red) kita melihat kondisi korban yang perempuannya, kondisinya memang cukup trauma. Sebetulnya anaknya masih pengen sekolah, sementara keluarga korban pengen dinikahkan saja karena dianggapnya aib,” kata Lina, Senin (15/3/2021). 

Terkait rencana pernikahan itu, Lina hanya bisa memberikan saran kepada pihak keluarga karena mereka masih di bawah umur yakni berusia 16 tahun dan pelaku pria belum memiliki pekerjaan. “Rencana nikahnya besok malam (16/3/2021) habis magrib,” ujarnya. 

Lina menuturkan, pihaknya telah menyarankan kepada pihak keluarga agar pemeran perempuan dilakukan visum untuk mengetahui sejauhmana hubungan keduanya. 

“Kalau kata perempuannya yang jadi korban pengakuannya baru pertama kali yang di video itu,” paparnya. 

Ketua Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Serang itu mengungkapkan, awal mula terjadinya kasus video asusila tersebut, pelaku lak-laki mengajak korban bertemu di salah satu tempat karena korban akan merayakan ulang tahun. 

“Jadi korban diiming-imingi akan dibelikan kue ulang tahun, terus pelaku minta imbalan (berhubungan badan-red) kepada korban sehingga terjadi yang ramai di video itu. Insya Allah besok divisum. Visum untuk kebaikan si korban,” katanya. 

Untuk memberikan efek jerah, P2TP2 menyerahkan kasus tersebut kepada Polres Serang. “Kita dari P2TP2A hanya memberikan pendampingan saja. Kita sudah melakukan pencegahan agar kasus seperti ini tidak terjadi, tapi masih saja terjadi,” ujarnya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp