DaerahSerang
Trending

Bus Murni Hajar Arimbi di Tol Tangerang-Merak, 8 Orang Terluka

SERANG, BANTEN RAYA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di dalam Tol Tangerang-Merak Kilometer 56, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang antara bus Murni dan Bus Arimbi, Minggu (18/7/2021) sekitar pukul 15.30 WIB. Akibat kejadian itu, 8 orang penumpang terluka.

Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditrektorat Lalu Linta (Ditlantas) Polda Banten AKBP Hamdani mengatakan, kecelakaan lalu lintas di dalam Tol Tangerang-Merak arah Serang itu, melibatkan dua kendaraan umum yaitu Bus Murni berplat nomor A 7604 KC dan Bus Arimbi berplat nomor B 7049 IL.

“Iya, mobil Murni sama Arimbi, di KM 56 arah Serang,” katanya kepada bantenraya.com.

Hamdani menjelaskan, kecelakaan lalu lintas di dalam tol itu bermula saat bus murni yang dikemudikan Haeroni (48) hendak menyalip kendaraan yang ada di depannya. Saat itulah sang sopir kehilangan kendali.

“Bus murni nyalip kendaraan truk ke lajur kiri, dan tidak mengetahui adanya kendaraan lain di depannya,” ujarnya.

Hamdani menjelaskan saat Bus Murni menyalip, Bus Arimbi yang dikemudikan Romli (45) tengah berhenti di bahu jalan tol, hendak menurunkan penumpang.

“Akibatnya tabrakan antara Bus Murni yang sedang nyalip dan Bus Arimbi sedang menurunkan penumpang tidak bisa dihindari, karena tidak menjaga jarak aman,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, akibat kejadian itu delapan penumpang baik dari Bus Murni dan Bus Arimbi terluka. Korban luka kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih dan Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara, Serang.

“Korban delapan orang, tiga luka berat dan lima luka ringan. Sudah dibawa ke rumah sakit semuanya,” ungkapnya.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo meminta kepada pengemudi bus, untuk tidak menurunkan penumpang di ruas tol. Hal itu merupakan salah satu bentuk pelanggaran terhadap aturan yang sudah ditetapkan di dalam Undang-undang.

“Sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh perhubungan bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan dan merupakan pelanggaran lalu lintas,” katanya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp