DaerahSerang
Trending

Butuh Rp15 Miliar Bebaskan Bangli di Kali Mati

SERANG, BANTEN RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membutuhkan anggaran hingga Rp15 miliar untuk membebaskan bangunan liar (bangli) yang berada di sepanjang bantaran Kali Mati atau Ciujung Lama yang saat ini sedang dinormalisasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang Okeu Oktaviana mengatakan, Pemkab Serang telah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cidanau Ciujung Cidurian terkait normalisasi Kali Mati.

“Untuk pelaksanaan normalisasi Kali Mati dilakukan oleh Balai Besar dan pemda hanya membebaskan bangunan yang terdampak normalisasi,” kata Okeu saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, saat ini anggaran yang tersedia untuk pemberian uang kerohiman kepada pemilik bangunan yang berada di bantaran sungai sebesar Rp3 miliar untuk 100 unit rumah.

“Pemberian uang kerohiman kepada yang sudah terdampak di bayar tahun ini, kita sudah mlakukan appraisal tinggal teknik pemberian kerohimannya saja. Target kami sebelum lebran sudah selesai,” ujarnya.

Okeu mengungkapkan, untuk pemberian uang kerohiman tahun depan pihaknya mengusulkan anggaran sebesar Rp13 miliar untuk keseluruhan pembebasan bangunan sepanjang 8 kilometer.

“Kalau pemberian uang kerohimannya sudah terselesaikan diharapkan proses normalisasi Kali Mati seluruhnya bisa berjalan lancar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Bina Program Pemkab Serang Sarudin mengaku sudah turun langsung ke lokasi Kali Mati untuk melakukan penilaian. “Kemarin (17/3/2021) habis dari Kali Mati melakukan appraisal,” kata Sarudin. (tanjung)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp