Serang
Trending

Calon Kepala Desa di Kabupaten Serang akan Dibatasi Tidak Boleh Lebih dari Lima Orang

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang menginginkan jumlah calon kepala desa (Cakades) di masing-masing desa tidak lebih dari lima orang, agar tidak ada seleksi tertulis karena jumlah kadesnya lebih dari lima orang.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Kabupaten Serang agar diusahakan bagaimana supaya calon kadesnya tidak lebih dari lima orang,” ujar Kepala DPMD Kabupaten Serang Rudi Suhartanto usai rapat persiapan pembentukan panita Pilkades di ruang rapat KH. Syam’un, Pemkab Serang, Senin (22/2/2021).

Ia berharap, terkait dengan jumlah Cakades tersebut bisa dibicarakan agar jumlahnya tidak lebih dari lima orang. “Maksud kita kalau bisa diselesaikan di bawah. Kasian sudah ada niat untuk memimpin tapi dipatahkan karena tidak lulus seleksi,” katanya.

Rudi menjelaskan, tahapan Pilkades serentak yang akan diikuti 144 desa akan segera dimulai dengan kegiatan sosialisasi tahapan dari mulai tingkat kabupaten sampai tingkat desa.

“Sosialisasi dilakukan supaya teman-teman panitia dari tingkat kabupaten sampai desa betul-betul paham tugas pokok dan fungsinya,” tuturnya.

Selain itu sosialisasi perlu dilakukan agar partisipasi pemilih pada Pilkades tinggi dan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Untuk pembentukan panitia sampai tingkat desa paling lambat 9 Maret harus sudah terebntuk,” paparnya.

Adapun untuk teknis pelaksanaan pemungutan suara, Rudi mengatkan, pihaknya akan menggunakan dua pola terkait dengan tempat pemungutan suara (TPS). “Jadi untuk TPS bisa berpuast atau mencar, tapi kalau mencar enggak boleh terlalu jauh jaraknya,” katanya.

Kemudian, untuk jumlah pemilih di setiap TPSnya tidak boleh lebih dari 500 orang dan jumlah TPS harus ganjil. “Kemudian, untuk menjaga prokes di dalam surat panggilan akan diatur jamnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Serang Tb Entus Mahmud Sahiri mengimbau kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyebarluaskan informasi Pilkades serentak tersebut. “Kami minta Kominfo (Diskominfosatik-red) untuk menyebarluaskan informasi Pilkades serentak ini agar tidak ada kesan kurang sosialisasi,” kata Entus.(tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp