DaerahHukum & KriminalSerang
Trending

Cari Tambahan Uang, Dua Sekawan di Serang Patungan Bisnis Sabu

SERANG, BANTEN RAYA – Niat mencari uang tambahan, dua sekawan FA (23) dan FE (25) warga Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang nekat berbisnis narkoba jenis sabu. Untuk menjalankan bisnis haram itu keduanya berpatungan untuk modal membeli sabu yang akan diperjualbelikan kembali.

Kasatresnarkoba AKP Trisno Tahan Uji mengatakan kedua buruh harian lepas itu ditangkap pada Senin (8/2/2021) malam sekitar pukul 23.00 WIB, ketika keduanya tengah menunggu konsumen yang memesan tiga paket sabu kepada kedua tersangka.

“Kita tangkap di pinggir jalan, tidak jauh dari rumahnya,” katanya kepada Banten Raya melalui sambungan telpon selulernya, Rabu (10/2/2021).

Ia menuturkan, saat dilakukan penggeledahan ditemukan tiga paket sabu dari keduanya yang dibeli secara patungan dari seorang bandar yang mengaku bernama Anto yang mengaku warga Kota Cilegon.

“Mereka beli secara patungan dari warga Cilegon. Kemudian sabu itu dijual lagi oleh mereka,” katanya.

Lebih lanjut, Trisno mengungkapkan keduanya sudah menjalankan bisnis narkoba selama satu bulan. Kegiatan haram itu dilakoni tersangka dengan harapan mendapatkan untung.

“Keuntungan yang didapat dari menjual sabu, juga diakui digunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Selain mendapatkan tanbahan uang, Trisno menjelaskan dengan berjualan sabu keduanya bisa menikmati narkoba tersebut secara cuma-cuma. Hal itu dikuatkan dari hasil pemeriksaan urine yang positif narkoba.

“Selain mendapat keuntungan uang, kedua tersangka juga dapat menikmati secara gratis,” jelasnya.

Trisno menegaskan, pengungkapan kasus narkoba tersebut berawal dari informasi masyarakat. Dari informasi itu, tim anti narkotika langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Kami juga ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu dalam pengungkapan peredaran narkoba,” tegasnya.

Trisno menambahkan, peredaran narkoba saat ini sangat memprihatinkan dan perlu dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat untuk memberantas. Oleh karena itu, sekecil apapun informasi yang didapat, masyarakat tidak perlu takut melapor.

“Sinergitas ini harus lebih ditingkatkan. Sebab kami berkomitmen akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan narkoba tanpa pandang bulu, guna menjaga masyarakat Kabupaten Serang yang dikenal agamis,” pungkasnya. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp