DaerahHukum & KriminalSerang
Trending

Diduga Depresi Terdampak Covid-19, Sopir Truk Bunuh Tetangga

SERANG, BANTEN RAYA – Misnan (40), warga Kampung Cipacung, Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang tega menusuk Ato (60) tetangganya, Jumat (15/1/2021). Ato tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten. Misnan diduga depresi karena dirumahkan oleh perusahaannya akibat pandemi Covid-19.

Kepala Desa Sidakmukti Juhri membenarkan adanya peristiwa penusukan yang menyebabkan warganya meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, saat warga tengah beraktivitas di kebun.

“Kejadiannya pagi, masih sepi, pada di sawah. Korban meninggal atas nama Ato, pelaku namanya Misnan,” katanya kepada Banten Raya, saat ditemui di rumahnya.

Juhri mengungkapkan, penusukan itu bermula saat pelaku melempari rumah korban. Keponakan korban kemudian memberitahukan korban yang saat itu tengah berada di kebun. “Korban kemudian menegur pelaku. Terus terjadi perkelahian dan korban ditusuk,” ungkapnya.

Juhri menambahkan, setelah melakukan penusukan pelaku sempat mendatangi rumahnya, dan kembali berbuat onar dengan memalak warga.

“Dia datang ke sini meminta uang ke anak saya, Heri. Pelaku bahkan memukul punggung anak saya. Karena takut, akhirnya pelaku dikasih uang Rp100 ribu. Setelah dari sini, dia ke rumah keponakan dan kembali memukul keponakan sampai memar,” tambahnya.

Menurut Juhri, pelaku cukup dikenal oleh warga Kampung Cipacung. Pria yang berprofesi sebagai sopir truk trailer lintas Sumatera itu diiduga mengalami depresi, setelah dirumahkan oleh perusahaannya karena dampak pandemi virus korona.

“Awalnya normal, tapi setelah di rumahnya seperti orang stres, mungkin karena tekanan ekonomi. Memang sebelumnya pelaku pernah memiliki riwayat gangguan kejiwaan,” ujarnya.

Juhri mengungkapkan, uang yang didapat dari warga diduga untuk melarikan diri. Sebelum kabur, pelaku sempat meninggalkan pisau yang diduga digunakan untuk menusuk korban di dalam aquarium.

“Waktu saya kasih makan ikan, saya menemukan pisau di dalam aquarium. Sekarang sudah dibawa ke Polsek,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Baros AKP R Siahaan mengatakan, saat ini kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melarikan diri ke dalam hutan. “Saya sudah tiga jam melakukan pencarian di hutan. Tapi belum berhasil ditemukan,” katanya.

Menurut Siahaan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Serang Kota untuk melakukan pengejaran. Sejauh ini, kepolisian masih di lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi di lokasi.

“Korban luka tusukan di dada sebelah kanan. Sempat dibawa ke klinik, namun saat dirujuk ke rumah sakit, korban meninggal dalam perjalanan,” ujarnya. (darjat/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp