DaerahSerang
Trending

Duh! Sampah Liar Menggunung di Jalan Raya Serang-Jakarta

SERANG, BANTEN RAYA – Tumpukan sampah liar di sisi Jalan Raya Serang-Jakarta tepatnya di Kecamatan Ciruas dikeluhkan pengguna jalan dan warga sekitar. Pasalnya, tumpukan sampah sepanjang kurang lebih 20 meter itu selain mengganggu pemandangan juga mengeluarkan bau yang tidak enak.

Anwarudin, salah seorang pengguna jalan mengaku cukup terganggu dengan adanya tumpukan sampah di sisi Jalan Raya Serang-Jakarta tersebut. “Kalau lewat sini walaupun sudah pakai masker tetap harus tutup hidung karena bau. Kalau pagi enggak terlalu banyak tapi kalau sore menumpuk,” ujar Anwarudin saat ditemui di lokasi, Jumat (16/7/2021).

BACA JUGA: Sekali Angkut, Ada 8 Ton Sampah dari Irigasi Pasar Kranggot

Pria yang bekerja di Kecamatan Kibin itu mengatakan, setiap hari pulang pergi melewati tumpukan sampah tersebut. “Kemungkinan yang membuang sampahnya orang yang lewat jalan sini, tapi siapapun itu kalau bisa jangan membuang sampah sembarangan apalagi ini jalan utama yang tiap hari orang lewat,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Camat Ciruas Ade Rana mengungkapkan, petugas kebersihan setiap hari mengangkut sampah liar di Jalan Raya Serang-Jakarta tersebut namun pada sore hari sampah sudah menumpuk lagi.

“Itu tiap pagi diangkut, tapi karena banyak yang buang sampah di situ sorenya penuh lagi. Yang membuang orang yang lewat,” kata Ade.

Ade mengakui jika produksi sampah di Kecamatan Ciruas cukup banyak sementara armada yang tersedia sangat terbatas yaitu, hanya empat unit. “Banyak titik sampah liar di kita, ada juga yang di pasar Dukuh arah Pontang. Kalau sehari saja enggak diangkut pasti keesokan harinya sudah menggunung. Sehari tiga rit sampah diangkutnya,” ungkapnya.

Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel

Ia menuturkan, pihaknya sudah beberapa kali membuat spanduk larangan membuang sampah di titik-titik pembuangan sampah liar namun tidak digubris oleh warga.

“Pernah kita tungguin ternyata yang membuang ada yang bawa mobil bagus, ada pengguna motor. Dibuangnya buka hanya malam siang hari juga,” tuturnya. (tanjung/fikri)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp