DaerahSerang
Trending

Habis Dipakai, di Mana Ribuan Thermogun Bekas Pilkada Serang Sekarang? Ternyata Begini Nasibnya

SERANG, BANTEN RAYA – KPU Kabupaten Serang menghibahkan 3.420 thermogun atau alat ukur suhu tubuh bekas pilkada serentak 2020 ke Pemkab Serang. Pemberian alat tersebut dimaksudkan guna mendukung penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di wilayah Kabupaten Serang.

Ketua KPU Kabupaten Serang Abidin Nasyar mengatakan, thermogan yang dihibahkan kepada Pemkab Serang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan penerapan protokol kesehatan Covid-19. 

“Proses hibahnya sudah kita lakukan pada 17 Desember sebanyak 3.420 unit thermogun,” kata Abidin di Le Dian Hotel, Kota Serang, Kamis (28/1/2021).

Ia menjelaskan, thermogun yang diberikan bisa digunakan untuk kebutuhan di sekolah, kebutuhan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak tahun ini maupun untuk kebutuhan kegiatan lainnya. 

“Hari ini (kemarin-red) kita adakan rapat kerja dengan mengundang para camat agar para camat memastikan keberadaan thermogun tersebut,” ujarnya.

Untuk kondisi thermogun sendiri, diyakininya masih dalam kondisi bagus dan belum ada yang rusak. Selain itu jumlahnya masih lengkap karena pihak KPU telah memberikan instruksi agar thermogun diamankan. “Jumlahnya masih lengkap karena kita sudah ingatkan ke PPS (Panitia Pemungutan Suara) dan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) thermogun tidak di bawah pulang. Saat ini ada di desa-desa,” tuturnya.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Adiministrasi Pemerintahan Kabupaten Serang Nanang Supriatna menjelaskan, perlu adanya tim dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Insepktorat untuk memastikan keberadaan thermogun tersebut setelah resmi dihibahkan. 

“Nanti tim ini terjun ke masing-masing kecamatan untuk memastikan keberadaan thermogun yang telah diserahkan,” ujarnya.

Namun sebelum tim turun, Nanang berharap, para camat dan PPK mengecek terlebih dahulu keberadaan termogan tersebut. 

“Khawatir ada yang minjam atau membawa pulang sehingga perlu dicek. Kalau memang sudah terkumpul tinggal disimpan di satu tempat dan dibuatkan berita acaranya. Kalau ada yang hilang harus dicari,” tuturnya. (tanjung/fikri) 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp