DaerahSerang
Trending

Kasus Video “Wik-Wik” Parakan 01 Harus Diusut Tuntas, Perekam dan Penyebar Mesti Dicari

SERANG, BANTEN RAYA- Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten meminta aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku penyebar video sepasang pelajar yang “wik-wik” di jalan, di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang berlatar dinding bertuliskan parakan 01 yang telah viral di media sosial.

“Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa yang memvideokan dan menyebarkan adegan perbuatan asusila tersebut,” kata Ketua LPA Provinsi Banten Uut Lutfi melalui sambungan telpon selulernya, Senin (15/3/2021).

Uut mengungkapkan, video asusila dengan latar belakang tembok bertuliskan Parakan 01 kini telah beredar luas baik di twitter, instagram hingga facebook. Penyebarnya dapat dijerat dengan pasal 45 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE).

“Untuk itu, kami mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini, agar terang benderang. Apa motif dan siapa saja yang terlibat dalam viralnya video asusila ini,” ungkapnya.

Uut menjelaskan, beredarnya video asusila akan berdampak buruk bagi psikologi kedua remaja yang ada dalam video tersebut. Kepada masyarakat yang masih menyimpan video itu baiknya dihapus, agar tidak tersebar kembali.

“Terkait kasus viralnya video asusila saya meminta kepada siapa pun yang masih menyimpan video tersebut mohon untuk dihapus dan tidak di-share, kecuali bagi pihak-pihak yang berkepentingan sebagai barang bukti untuk tujuan proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Uut menambahkan, LPA Provinsi Banten akan melakukan pendampingan kedua pelaku asusila di ruko PT Asietex tersebut, bekerjasama dengan intansi terkait lainnya.

“Kami akan lakukan pendampingan psikologis dan pendampingan hukum bekerja sama dengan LPA Kabupaten Serang, P2TP2A Kabupaten Serang dan UPT PPA Kabupaten Serang,” tegasnya.

Sementara itu, Polsek Jawilan Iptu Fajar Maulidi membenarkan jika peristiwa itu terjadi di wilayah hukumnya. Namun dirinya enggan memberikan komentar lebih lanjut, karena kasus asusila tersebut telah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang.

“Sudah ditangani polres. Korban yang di video sudah dibawa kemarin, hari Kamis, ke Polres untuk diambil keterangan,” katanya singkat. (darjat/rahmat)

Baca juga 

Dua Remaja Pemeran Video Asusila Parakan 01 Diputuskan Dinikahkan

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp