Serang
Trending

Komisi III Usulkan PT SBM Diminta Jadi Pemain Limbah

SERANG, BANTEN RAYA – Komisi III DPRD Kabupaten Serang meminta PT Serang Berkah Mandiri (SBM) untuk memaksimalkan potensi yang ada di Kabupaten Serang dalam menjalankan usahanya. Permintaan itu disampaikan setelah Komisi III bersama direksi PT SBM melakukan kunjungan kerja ke Kota Bandung.
Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang M. Novi Fatwarohman mengatakan, PT SBM perlu memanfaatkan potensi yang ada di Kabupaten Serang untuk melakukan kegiatan usahanya selama tidak berbenturan dengan regulasi yang ada.

“Kita kemarin (26/3) berkunjung ke Kota Bandung dan BUMD (badan usaha milik daerah) di sana lebih banyak mengelola potensi usaha yang ada di daerahnya,” kata Novi, Minggu (28/3).

Dorongan untuk memaksimalkan potensi daerah itu karena Komisi III melihat ada keinginan yang kuat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sebagai pemegang saham untuk menyehatkan kembali PT SBM pada saat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).
“Kami selaku anggota DPRD yang memiliki kewenangan melakukan pengawasan BUMD ingin adanya optimalisasi potensi yang dimiliki di PT SBM untuk mengelola potensi yang ada di darah sendiri,” ujarnya.

Namun jika Pemkab Serang punya keinginan untuk menyehatkan kembali BUMD yang sempat ditinggalkan direksinya itu, Pemkab Serang perlu memikirkan untuk menyiapkan penyertaan modal agar PT SBM bisa menjalankan kegiatan-kegiatan usahanya.

“Kalau potensi usaha yang bisa kelola PT SBM banyak, kita memiliki pabrik pembuatan es balok di Kecamatan Baros yang saat ini belum dimanfaatkan. Kemudian, pengelolaan pelabuhan di Kecamatan Puloampel yang pontensi pendapatannya mencapai Rp800 juta per bulan,” ungkapnya.

Selain itu, PT SBM juga bisa memanfaatkan pengelolaan limbah industri yang ada di Kabupaten Serang yang jumlahnya mencapai ratusan. “Kami berharap industri-industri yang ada di Kabupaten Serang pengelolaan limbahnya dikelola oleh PT SBM selain juga dikelola oleh swasta,” tuturnya.

PT SBM juga diminta bisa mengelola pasar yang ada di Kabupaten Serang dan memanfaatkan aset berupa rumah singgah di dekat Trans Studio, Kota Bandung, Jawa Barat menjadi tempat penginapan atau hotel yang bisa disewakan.

“PT Jaswita milik BUMD Pemprov Jawa Barat sudah bersedia bekerjasama untuk mengelola aset milik Pemkab Serang untuk dijadikan tempat penginapan atau hotel. Tinggal pengelolaannya dikerjasamakan dengan PT SBM,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) PT SBM Isbandi Ardiwinata mengaku akan mengoptimalkan beberapa potensi yang ada di Kabupaten Serang, namun pihaknya akan mengkaji dulu setiap potensi yang akan digarap untuk mengetahui kebutuhan modal dan potensi pendapatan yang akan diterima.

“Masalah modal, PT SBM bisa diperoleh dari beberapa sumber di antaranya melalui penyertaan modal dan bisa juga dalam bentuk kerjasama. Untuk memulai jalannya operasional memang kita memerlukan itu (modal-red) dan pemda memungkinkan untuk memberikannya,” ujarnya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp