DaerahSerangWisata & Kuliner
Trending

Majukan Desa Wisata, Anggota Pokdarwis Serang Diberi Pelatihan

SERANG, BANTEN RAYA – Sejumlah anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) se-Kabupaten Serang diberi pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dalam memajukan objek wisata desa rintisan yang ada di desa-desa mereka. Saat ini terdapat 31 desa wisata rintisan dari jumlah 326 desa di Kabupaten Serang.

Ketua Pokdarwis Kabupaten Serang Ojat Darojat mengatakan, peningkatan kapasitas bagi anggota Pokdarwis sangat diperlukan untuk memajukan dan mengembangkan desa wisata rintisan yang ada di desa mereka.

“Saya tadi (kemarin-red) memberikan motivasi dan berbagi pengalaman terkait pengembangan desa wisata rintisan,” ujar Ojat usai acara di Hotel Jayakarta, Jumat (28/5/2021).

Ia menuturkan, pihaknya menekankan kepada para peserta pelatihan pentingnya sinergitas antara pemerintah desa dengan pelaku wisata dan pemerintah daerah dalam memajukan desa wisata rintisan.

“Pada prinsipnya mereka sudah memahami terkait tujuan dibentuknya Pokdarwis di tiap-tiap desa wisata,” katanya.

Saat ini, kata Ojat, desa wisata rintisan di Kabupaten Serang ada sekitar 31 desa, dua desa di antaranya berstatus berkembang yakni Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka dan Desa Sukaratu, Kecamatan Cikesual.

“Ada Desa Kaduberuem dan Desa Padarincang, Kecamatan Padarincang, Desa Kubang Baros, Kecamatan Cinangka, Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas dan beberapa desa di Serang timur dan Serang utara,” tuturnya.

Selain terdapat desa wisata rintisan ada juga wisata desa di beberapa kecamatan yang pengelolaannya hanya melibatkan beberapa kelompok saja.

“Kalau desa wisata rintisan yang semua elemen masyarakatnya terlibat dalam pemgembangannya. Mudah-mudahan yang wisata desa ini bisa dikembangkan menjadi desa wisata,” paparnya.

Ojat menjelaskan, mayoritas objek wisata yang ada desa-desa di Kabupaten Serang berupa wisata buatan, wisata alam, dan juga agrowisata.

“Seperti di Desa Kadubereum, Kecamatan Padarincang yang dikembangkan agrowisata karena di sana ada peternakan dan pertanian,” ungkpanya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button