DaerahHukum & KriminalSerang
Trending

Mapolsek Ciruas Diserang Orang Tak Dikenal?

SERANG, BANTEN RAYA – Tengah menangani kasus dugaan perselingkuhan, Markas Polsek (Mapolsek) Ciruas justru diserang hoaks atau berita bohong penyerangan Mapolsek Ciruas oleh orang tidak dikenal (OTK). Kabar itu tersebar di media sosial (medsos) WhatsApp Messenger.

Kapolres Serang AKBP Mariyono membenarkan, adanya berita bohong Mapolsek Ciruas diserang orang tidak dikenal yang tersebar di medsos. Padahal, pihaknya hanya tengah menangani kasus perselingkuhan.

“Memang pada Rabu (21/4/2021) malam sekitar jam 20.00 WIB, ada sekelompok warga masyarakat kurang 20 orang yang datang ke Polsek Ciruas. Tetapi tujuan untuk menanyakan adanya dugaan perselingkuhan,” kata Mariyono didampingi Kapolsek Ciruas AKP Syarif Hidayat kepada Banten Raya, Kamis (22/4/2021).

Menurut Mariyono, saat tengah melakukan pertemuan justru ada oknum yang memanfaatkan situasi tersebut, dengan menyebar informasi bohong soal penyerangan mapolsek.

“Jadi ada informasi di WhatsApp yang isinya seperti ini. ‘Info Polsek Ciruas diserang org tidak dikenal. Rekan rekan yang piket hati-hati tetap waspada, akses masuk diperketat body protektor pakai, barier turupkan ke akses yang tidak digunakan, pergerakan jangan sendirian’,” ujarnya seraya membacakan isi pesan hoaks tersebut.

Ia memastikan, kondisi di Polsek Ciruas tetap aman dan terkendali. Sedangkan kasus perselingkuhan itu telah diselesaikan secara musyawarah.

“Kedua belah pihak sepakat bahwa permasalahan tersebut diselesaikan secara musyawarah dan tidak akan melanjutkan ke proses hukum,” tandasnya.

Sekedar diketahui, kasus dugaan perselingkuhan ini bermula saat HN (16) warga Kecamatan Walantaka berkenalan dengan perempuan bersuami ES (22) warga Kecamatan Ciruas melalui medsos Facebook.

Kemudian pada hari Rabu (21/4/2021) sore keduanya bertemu untuk membeli buah timun suri. Namun HN justru membawa ES ke kontrakannya di Walantaka. Ketika berada di kontrakan, suami ES menghubunginya.

Baca juga 

8 Polsek di Wilayah Hukum Polda Banten Tidak Lagi Melakukan Penyelidikan

ES kemudian memberitahukan jika dirinya tengah berada di kontrakan HN. Suami ES selanjutnya mendatangi kontrakan HN dan menanyakan tujuan membawa istrinya ke kontrakan, hingga terjadi percekcokan.

Khawatir terjadi pertikaian, ketiganya dibawa ke Mapolsek Ciruas untuk diselesaikan secara musyawarah. Selain ketiganya, puluhan anggota keluarga dari kedua belah pihak ikut mendampingi penyelesaian dugaan perselingkuhan tersebut. (darjat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp