SerangWisata & Kuliner
Trending

Melihat Masjid Nur Abdillah, Masjid Megah nan Indah di Pinggir Pantai Anyer-Cinangka Senilai Rp8 Miliar

Masjid Nur Abdillah berdiri megah menghadap ke laut di pinggir Pantai Cinangka.

SERANG, BANTEN RAYA – Jika pekan ini masih bingung hendak jalan-jalan kemana, mungkin Masjid Nur Abdillah di pinggir Pantai Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten bisa menjadi pertimbangan anda.

Masjid Nur Abdillah berdiri di sebuah perbukitan dengan posisi tempat imam menghadap ke laut. Jamaah bisa leluasa melihat laut dari masjid.

Hampir seluruh lantai masjid yang dibangun dengan dana Rp8 miliar oleh Yayasan An Najah ini menggunakan marmer.

Tidak hanya itu, marmer juga digunakan sampai ke toilet dengan pintu-pintu menggunakan kayu berkualitas. 

Sementara itu, dinding masjid dikelilingi kaligrafi dengan menggunakan khot tsulus dan pada bagian tembok di atas tempat imam memimpin salat terdapat kaligrafi yang paling mencolok yang bertuliskan QS. Al Mu’minun ayat 1 dan ayat 2.

Untuk sampai ke inti bangunan masjid, pengunjung atau jamaah harus menapaki tangga yang cukup panjang dan tinggi. Terdapat 70 anak tangga utama dari lokasi parkir serta beberapa tangga kecil untuk sampai ke tempat salat.

“Alhamdulillah Masjid Nur Abdillah sudah selesai dibangun dan sudah diresmikan pada 31 Agustus tahun 2020 tahun kemarin,” ujar Dedi Suhendi, Ketua DKM Mesjid Nur Abdillah kepada Banten Raya, Jumat (29/1).

Pemandangan laut dilihat dari Masjid Nur Abdillah.

Masjid Nur Abdillah sendiri bagian dari rencana pembangunan pondok pesantren (Ponpes) Annajah yang semula pembangunannya akan dimulai pada awal November 2020 namun sempat tertunda karena adanya pandemi Covid-19.

“Jadi kalau di Bogor, Jawa Barat ada Masjid Atta’awun, di Kabupaten Serang Provinsi Banten ada Masjid Nur Abdillah. Kalau luas lahan yang disiapkan untuk mesjid dan pesantren seluas 13 hektar. Kalau yang dipakai mesjid sekitar 6.000 meter,” ujarnya.

Penamaan Nur Abdillah sendiri dinisbatkan kepada pendiri Yayasan Annajah yakni KH. Abdillah Amin. Sedangkan, yang menjadi arsitek masjid tersebut yaitu, Helmy adik dari ketua yayasan saat ini.

Toilet masjid Nur Abdillah tampak megah dan rapi

“Pembangunan masjid sendiri sebesar Rp8 miliar. Sejak diresmikan banyak yang berkunjung untuk salat ke sini dai Tangerang, Jakarta, Bandung. Kalau dari Serang dan sekitarnya biasanya anak-anak yang sedang belajar tahfidz,” ungkapnya.

Dedi mengungkapkan, banyak lembaga keagamaan yang mengajukan untuk kegiatan untuk mengadakan kegiatan di Masjid Nur Abdillah namun pihak DKM untuk sementara membatasi kunjungan.

“Dalam waktu dekat ini kita akan membuat menara untuk melihat hilal. Kita butuh anggaran sekitar Rp1 miliar,” katanya. (tanjung)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp